Dindik Kota Tangerang Buka Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin

Kota Tangerang,koranpelita.co – Kasus covid-19 varian omicron mulai menurun Pemkota Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Dindik) akan kembali membuka Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) Terbatas pada 7 Maret mendatang dengan kapasitas 50 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin kepada awak media , Jumat (4/3/2022) mengatakan, PTM dibuka dengan kapasitas 50 persen setelah ada rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan sejumlah lembaga lainnya serta Walikota Tangerang, maka pekan depan PTM dibuka kembali pada tingkat SD dan SMP. Namun masih terbatas hanya 50 persen saja.

Dia menjelaskan bahwa tahap awal PTM Terbatas hanya diikuti siswa siswi kelas 6 SD dan 12 SMP, di seluruh sekolah baik negeri maupun swasta juga setelah menurunkan tim sejak tiga hari lalu mengecek kebersihan, kesiapan sarana parasarana hingga pengecekan capaian vaksinasi.

BACA JUGA:  PRA SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri

“Hasilnya, Dindik sudah memastikan semua sekolah telah dibersihkan dan didesinfektan sehingga siap untuk melangsungkan PTM Terbatas. Kalau secara SOP sama seperti PTM Terbatas lalu, salah satunya kantin yang masih tidak boleh beroperasional. Dianjurkan membawa bekal, rutin cuci tangan, selalu pakai masker, dan diwajibkan langsung pulang,”ujarnya.

Lanjutnya, jika PTM Terbatas sudah berlangsung sepekan, Dindik akan melakukan evaluasi kembali dan jika dinilai aman diberlangsungkan, maka PTM Terbatas akan diikuti siswa kelas lainnya secara bertahap dan bergilir.

“Kalau vaksinasi guru sudah dipastikan maksimal, hanya tersisa guru-guru yang punya komorbid. Pelajar pada 6-11 tahun capaian vaksin sudah 162.390 anak atau 87,3 persen dan 121.645 anak atau 65,4 persen. Sedangkan umur SMP didata Dinkes tergabung pada kategori remaja, angka ini yang perlu kita sisir, pastikan dan maksimalkan capaiannya,” tutur Jamal.

BACA JUGA:  SLB SPK Muhammadiyah Tegal Siap Tampung Lebih Banyak Siswa

Jamal menghimbau kepada seuruh walimurid untuk mengikuti aturan PTM Terbatas salah satunya anak-anaknya yang harus segera mengikuti vaksinasi covid-19. “Selain itu, para guru dan kepala sekolah untuk memastikan keamanan atas keberlangsungan PTM Terbatas. Ini membutuhkan kerjasama semua pihak, untuk dunia pendidikan yang lebih baik lagi,”ucapnya. (sam).