BPOM Kabupaten Bekasi Kolaborasi Babinsa dan Pemdes, Sidak Pedagang Pasar Serang 

Bekasi, koranpelita.co – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dengan di dampingi Pemerintah Desa Serang, serta Babinsa Koramil 08 Lemah abang, kembali menggelar Sidak makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya jenis formalin di Pasar Serang Jalan Raya Cikarang – Cibarusah RT 01/01 Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (29/03/2022).

Hadir dalam sidak Pasar tersebut
BPOM 4 tim Dokter Kabupaten Bekasi pimpinan Renni, Wakil ketua UPTD Pasar Serang Luki, Babinsa Desa Serang Pelda Suyanto, Staf Admin Pasar serang
Danru dan keamanan Pasar serang.

BPOM 4 tim Dokter Kabupaten Bekasi yang dipimpin Renni mengatakan, sidak ini untuk memastikan keamanan produk pangan di pasaran menjelang Hari Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah, Selain Pasar Serang serta swalayan rencananya semua akan menjadi sasaran sidaknya.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel dan Kemenkum Dorong UMKM Daftarkan Merek Kolektif dan Legalitas Usaha

“Tujuan kami agar masyarakat tidak mendapatkan pangan yang sudah kadaluarsa pada saat Bulan Puasa nanti. Jadi kami melakukan cek secara random, tak hanya itu nanti jelang lebaran juga akan kita lakukan cek kembali. Untuk hari ini Jumlahnya cukup banyak,” jelas Renni.

Ia menjelaskan, ada beberapa produk pangan yang izin edarnya sudah habis. Namun secara umum, makanan ini masih layak konsumsi.

“Kita memang menemukan beberapa temuan seperti ijin edarnya sudah habis dan lain sebagainya, tapi kami terus melakukan sidak hingga masyarakat mendapatkan makanan yang layak untuk dikosumsi,” ungkap Renni.

Sementara itu Pelda Suyanto Babinsa Desa Serang Koramil 08 Lemahabang mengatakan, keterlibatan BPOM sangat penting dalam menjaga keamanan pangan yang akan dikonsumsi, terlebih saat makanan untuk berbuka puasa,” kata, Suyanto.

BACA JUGA:  Meski Inflasi Terkendali Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Waspadai Kenaikan Harga Daging dan Cabai

“Di masa Pendemi ini, selain warga di himbau tentang Protokol Kesehatan
Masyarakat juga diimbau untuk memastikan terlebih dahulu keamanan makanan yang akan dikonsumsi.
Sebab, pemerintah tak bisa mengawasi semuanya,” terang Suyanto.

Wakil UPTD Pasar Luki menyampaikan, diharapkan masyarakat yang mengkonsumsi atau membeli makanan dipastikan dulu, apakah layak dikosumsi atau tidak, jadi dimohon untuk selalu teliti.

“Kami menghimbau juga kepada para pedagang agar selalu mengecek keamanan makanan yang akan dijual, agar dapat menghindari atau mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” pungkasnya. (Wiro).

 

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  Terminal 2F Bandara Soetta Sukses Layani Keberangkatan 35.017 Calon Jemaah Haji