Bekasi,koranpelita.co ||| Satuan Tugas Citarum Harum aktif melakukan sosialisasi maupun edukasi pemulihan Sungai Citarum kepada masyarakat sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Sub 4 Sektor 20 Satgas Citarum di Kampung Babakan Cao RT 03/02 desa Kedung waringin kecamatan Kedungwarigin kabupaten Bekasi Jumat 4/2/2022
Serda Dudung Babinsa Koramil 13 Kedungwaring menurutnya, sampai sejauh ini program informasi Citarum akan terus di sosialisasikan oleh warga masyarakat. Sehingga dapat memberikan pengetahuan terhadap kegiatan-kegiatan Satgas Citarum.” Ucapnya Dudung Saat di jumpai Awak media
“Pada kesempatan ini sosialisasi tadi saya memberikan Arahan dan edukasi tentang program Citarum Harum kepada warga masyarakat sekitar 8 orang di warung Kelontongan RW 02,”Ujarnya
Serda Dudung mengungkapkan penyampaian yang sering di sampaikan seperti penanganan sampah, limbah industri, limbah komunal, banjir, sedimentasi dan masih banyak lagi.
Dengan adanya sosialisasi akan menjadi, edukasi dan kampanye tentang program Citarum Harum.” Paparnya Dudung
“Dengan adanya sosialisasi ini apabila tidak ditaati dan diindahkan karena Sungai Citarum pernah mendapat label sungai terkotor di dunia, karena Sungai Citarum ini dipenuhi sampah, limbah industri, limbah komunal sehingga berdampak mengakibatkan banjir dan menimbulkan penyakit. Sekarang warga masyarakat bisa melihat dan menilai sendiri kondisi Sungai Citarum saat ini,”imbuhnya
Menurut dia, warga RW 02 masih mengalami banjir walaupun tidak terlalu lama dan segera pulih dibandingkan dengan beberapa tahun lalu menenggelamkan rumah-rumah.
“Dengan adanya rencana pembangunan Jamban program Citarum Besar harapan warga di awal tahun 2022 sudah bisa dioperasionalkan,”terang Dudung
Pada akhir sosialisasi, Serda Dudung berpesan bahwa selama masa pandemi Covid-19 ini banyak warga masyarakat yang di PHK atau kehilangan pekerjaan. Oleh karenanya Koramil 13 Kedung waring mengajak warga masyarakat setempat untuk bersama-sama mengolah lahan bantaran Sungai Citarum yang penuh rumput-rumput pembohong itu menjadi lahan produtif atau lahan kebun yang bisa menghasilkan dan bermanfaat nantinya ” tandasnya



