KORANPELITA.co – Survei simulasi koalisi parpol yang dilakukan oleh lembaga Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan Ridwan Kamil menjadi tokoh yang paling diterima untuk menjadi calon presiden (capres) dalam semua poros koalisi partai politik kemungkinan terbentuk pada Pilpres 2024.
Pada survei itu, paslon Ganjar-RK unggul elektabilitas 32,1 persen di atas paslon lain.
Sedangkan, Prabowo-Puan di posisi kedua dengan 25,7 persen, dan Anies-AHY 23,7 persen.
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga juga mengatakan partainya, khususnya Zulkifli Hasan, dekat dengan Ridwan Kamil.
“Ketua Umum PAN Bang Zulkifli Hasan dan Kang Emil adalah sohib dekat, teman dekat sejak lama.
Makanya bagi PAN, Kang Emil kita anggap bukan orang lain, tetapi sudah menjadi saudara sendiri,” kata Viva.
PAN dan Ridwan Kamil, kata Viva, sudah beberapa kali berdialog untuk membicarakan masa depan bangsa dan pemikiran Ridwan Kamil dianggap cocok dengan platform PAN.
“Makanya menurut saya, Kang Emil merasa at home bersama Bang Zul dan PAN,” katanya.
Viva mengatakan Ridwan Kamil seorang tokoh yang memang memiliki elektabilitas baik dan berpotensi masuk radar utama menjelang pemilu presiden dan wakil presiden.
Apakah itu juga berarti PAN akan mendukung Ridwan Kamil, Viva berkata “Nanti akan diputuskan oleh ketua umum PAN melalui forum rakernas.
Karena dari hasil rakernas 1 PAN Agustus 2021 lalu, memutuskan bahwa ketua umum PAN diberi kewenangan untuk menentukan langkah-langkah strategis di pilpres.
“Saat ini kita masih terus menjalin komunikasi persaudaraan dengan Kang Emil,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Sekjen DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafidz siap mendukung instruksi pusat, termasuk soal dukungan terhadap Ridwan Kamil sebagai Calon Presiden mendatang.
“Jadi itu keputusan yang terbaik (pusat, Ed), kami di daerah siap saja mendukung itu semua,” ungkap Sekjen PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafiz, Senin (24/1/2022).
Akan tetapi, Muin mengakui, hingga sampai saat ini belum ada arahan terkait Ridwan Kamil itu sendiri.
“Jadi kita belum bisa banyak komentar, namun pada prinsipnya kader PAN apapun yang diamanatkan Oleh DPP siap mendukung yang terbaik untuk bangsa dan negara ini,” tegasnya.
“Ya harus mendukung. Apapun keputusannya, dan siapapun yang dicalonkannya harus mengikuti instruksi itu,” tutupnya. (pelita)
- Pasien BPJS Meninggal Usai 3 Jam Telantar di IGD, Kuasa Hukum Keluarga Duta RS Sari Asih Bintaro Lebih Utamakan Administrasi - 27/05/2026
- Praktisi Hukum Taufik H. Nasution Soroti Penanganan Kasus Dugaan Suap Proyek di Bekasi - 16/05/2026
- Mayoritas Jalan Desa Ciledug Mulus, Kades Niat Rampungkan Sisa Perbaikan - 24/04/2026



