Berbekal Pengalaman Jadi Ketua RT, Tri Bidik RW 016 yang Lebih Baik

Triyono Budi Laksono, nomer urut 1 calon Ketua RW 016 Perumahan Permata Nusa Indah (PNI).

Cibitung, koranpelita.co – Triyono Budi Laksono, yang akrab disapa Tri, maju sebagai calon Ketua RW 016 Perumahan Permata Nusa Indah (PNI), Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung.

Triyono Budi Laksono dengan nomor urut 1. Berbekal pengalaman memimpin RT 04 RW 016 selama periode 2021 hingga Maret 2026, Tri menawarkan program penguatan keamanan, kebersihan, ketertiban, transparansi pelayanan, dan pembangunan lingkungan berbasis kebersamaan warga.

Pengalaman sebagai Ketua RT menjadi bagian dari rekam jejak Tri dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan PNI. Kini, melalui pencalonannya sebagai Ketua RW 016, ia membawa visi mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif, dan rukun, dengan menempatkan partisipasi warga sebagai salah satu fondasi utama pembangunan.

Mengusung slogan “Bersama Warga, Kita Bangun RW 016 yang Lebih Baik”, Tri menekankan pentingnya sinergi antara pengurus RW, pengurus RT, dan masyarakat. Baginya, pengelolaan lingkungan membutuhkan koordinasi yang baik agar pelayanan administrasi, kegiatan sosial, dan pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.

Pengalaman Tri sebagai Ketua RT 04 RW 016 pada 2021 hingga Maret 2026 menjadi latar belakang yang relevan dalam pencalonannya. Pengalaman tersebut memberinya keterlibatan dalam lingkup pengelolaan lingkungan tingkat RT, sebelum menawarkan diri untuk mengemban tanggung jawab di tingkat RW.

Dengan pengalaman itu, Tri membawa sejumlah agenda yang berorientasi pada kebutuhan dasar masyarakat perumahan, mulai dari keamanan lingkungan hingga penataan fasilitas umum.

Meski demikian, pengalaman memimpin RT juga menjadi modal yang perlu diterjemahkan ke dalam program kerja yang terukur apabila mendapat kepercayaan warga. Tantangan di tingkat RW membutuhkan koordinasi lintas RT, keterbukaan dalam pengambilan keputusan, serta kemampuan merangkul perbedaan kepentingan di tengah masyarakat.

Dalam program keamanan, Tri menawarkan kerja sama dengan pihak terkait untuk memantau kondisi lingkungan dan mengarahkan pelaksanaan tugas petugas keamanan di RW 016.

Sementara dalam bidang kebersihan, ia mendorong koordinasi dengan para ketua RT untuk menjadwalkan kerja bakti secara serentak dan berkala. Program ini diarahkan untuk memperkuat budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.

Di bidang ketertiban, Tri berencana mendorong penyusunan dan penerapan tata tertib bersama pengurus RT, termasuk pemanfaatan fasilitas umum untuk kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat

Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan perumahan yang nyaman. Pelaksanaannya membutuhkan aturan yang jelas, komunikasi yang konsisten, serta partisipasi aktif warga.

Tri juga memasukkan transparansi pelayanan administrasi warga sebagai salah satu misi pencalonannya. Pelayanan yang terbuka dan jelas diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengurus lingkungan.

Dalam bidang pembangunan, ia menawarkan pendekatan berkelanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta ketersediaan sumber pendanaan. Salah satu langkah yang direncanakan adalah mendorong usulan pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sesuai mekanisme yang berlaku, dengan dukungan swadaya warga berdasarkan kesepakatan bersama.

Pendekatan tersebut menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penentuan prioritas. Namun, realisasi pembangunan tetap bergantung pada proses pengajuan, ketersediaan anggaran, koordinasi dengan pihak berwenang, dan dukungan masyarakat.

Karena itu, perencanaan yang transparan dan komunikasi mengenai perkembangan program menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan warga.

Pada aspek pemberdayaan masyarakat, Tri menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), serta kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan RW 016.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antarwarga sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas kemasyarakatan.

Menurut arah program yang ditawarkannya, lingkungan yang rukun tidak cukup dibangun melalui sarana fisik. Hubungan sosial, kepedulian terhadap sesama, dan ruang partisipasi yang terbuka juga menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan nomor urut 1, Triyono Budi Laksono mengusung slogan “Satu Tujuan, Satu Kebersamaan” sebagai pesan utama dalam pencalonannya sebagai Ketua RW 016 Perumahan Permata Nusa Indah Cibitung.

Pengalaman memimpin RT selama hampir lima tahun menjadi bagian dari perjalanan Tri dalam lingkungan tersebut. Kini, ia menawarkan sejumlah program yang menitikberatkan pada keamanan, kebersihan, transparansi, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.

Pada akhirnya, warga memiliki peran penting dalam menentukan pemimpin lingkungan yang dinilai mampu memahami kebutuhan masyarakat dan menjalankan amanah secara bertanggung jawab.

Visi dan misi yang disampaikan menjadi bagian dari pertimbangan tersebut. Tantangan berikutnya adalah bagaimana setiap program dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret, dengan pelaksanaan yang terukur, komunikasi terbuka, serta semangat gotong royong demi RW 016 yang lebih aman, kondusif, dan rukun. (Dodo.Z).