MDTA Hidayatul Muta’alimin Debong Tengah Ikuti PORSADIN IX Tingkat Kota Tegal 

Pengasuh MDTA Hidayatul Muta'alimin di Gang Bahari I, Kelurahan Debong Tengah, KH Khoiruddin Ar, saat memberi arahan ke santrinya sebelum perlombaan.

KORANPELITA.CO — Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, resmi membuka Gelaran Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) IX Tingkat Kota Tegal Tahun 2026. Upacara pembukaan berlangsung di GOR Tegal Selatan pada Jumat (18/9/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) bukan sekadar tempat belajar ilmu agama, melainkan ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta membentuk generasi dengan fondasi moral yang kokoh.

“Karena itu, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPC FKDT Kota Tegal, pengelola MDTA, serta para ustadz dan ustadzah atas pengabdiannya,” ujar Dedy Yon.

Lebih lanjut, ia menekankan PORSADIN IX bukan semata ajang berburu gelar juara. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, pengembangan bakat, sekaligus sarana melatih keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri para santri.

BACA JUGA:  Dua Penghargaan ACI Semakin Mengukuhkan Bandara Soetta sebagai Bandara Terbaik di Asia Pasifik

Ketua Panitia PORSADIN IX, Eko Dwi Harnoto, menjelaskan ajang dua tahunan ini digelar untuk membina, menggali, dan mengembangkan potensi santri di bidang olahraga maupun seni islami. PORSADIN IX berlangsung selama dua hari, 19–20 September 2026, bertempat di Kompleks SMA NU, Pondok NU, dan SMP Ma’arif.

“Sebanyak 16 cabang diperlombakan, diikuti 757 santri — 342 laki-laki dan 415 perempuan — yang berasal dari 72 Madin Awaliyah dan 13 Madin Wustho se-Kota Tegal,” paparnya.

 

Semangat dan Dukung Pendampingan Jadi Kunci Keberhasilan Santri

Di tengah gelaran perlombaan pada hari pertama, Sabtu (19/9/2026), MDTA Hidayatul Muta’alimin di Gang Bahari I, Kelurahan Debong Tengah — yang diasuh KH Khoiruddin Ar — turut tampil membuktikan kemampuannya. Tujuh santri, terdiri dari empat laki-laki dan tiga perempuan, tampil beradu keterampilan di lokasi perlombaan SMA NU Kota Tegal, didampingi Ustadz M Anwar Aly Idris beserta para pengajar lainnya.

BACA JUGA:  HUT ke-14 PD IWO Kabupaten Tegal Gelar Layanan Kesehatan Sebagai Kepedulian Sosial

Ustadz Aly Idris menyampaikan bahwa pendampingan penuh diberikan agar para santri tampil maksimal. “Kami selalu siap mendampingi para santri sampai kapanpun, dan akan selalu menjaga supaya anak-anak merasa nyaman dan percaya diri dalam mengikuti gelaran ini hingga selesai. Saya berharap dengan pendampingan ini anak-anak tidak gugup, tetap tenang, dan meraih juara,” tegasnya.

Harapan itu tampak nyata pada salah satu santri, Bimo Putra Brayantio, yang tampil tenang dan luwes saat membawakan cabang lomba sholawat hingga selesai.

Para wali santri pun menyampaikan harapan agar para pembimbing senantiasa hadir mendampingi putra-putri mereka. Mengingat usia mereka yang masih belia, pendampingan ekstra dinilai sangat diperlukan agar anak-anak dapat menampilkan kemampuan terbaiknya.(her)

BACA JUGA:  Kapolri Resmikan Balai Latihan Seni Silat PTBI, Perkuat Pelestarian Silat dan Budaya Banten