
KORANPELITA.CO — Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Tegal melaksanakan audiensi resmi bersama Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman, S.H., M.M., di Rumah Dinas Bupati Tegal, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 IWO sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi profesi wartawan dan Pemerintah Kabupaten Tegal.
Dalam pertemuan itu, jajaran pengurus IWO melaporkan secara rinci seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-14. Puncak peringatan direncanakan digelar pada 16 September 2026 di Sekretariat PD IWO Kabupaten Tegal, Desa Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi. Pihak IWO juga menyampaikan harapan agar Bupati Tegal berkenan hadir dalam puncak acara tersebut sebagai wujud dukungan nyata sekaligus penguatan kerja sama kedua belah pihak.
Ketua PD IWO Kabupaten Tegal, Achmad Sholeh, menjelaskan rangkaian kegiatan telah disusun secara bertahap. Meski hari ulang tahun jatuh pada 8 Agustus 2026, peringatan telah diawali dengan Malam Tasyakuran dan Doa Bersama pada tanggal tersebut. Selanjutnya, pada 6 September 2026 akan disalurkan bantuan perlengkapan ibadah ke dua mushola dan satu masjid. Pada puncak acara nanti, disiapkan pula Pasar Rakyat, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga penyerahan santunan kepada anak yatim piatu.
“Kami sengaja memusatkan kegiatan di lingkungan desa agar lebih merakyat. Kami ingin Bapak Bupati beserta jajaran dapat berbaur dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Achmad Sholeh.
Ia juga menegaskan komitmen IWO untuk terus menjaga dan memperkokoh sinergi yang harmonis dengan pemerintah daerah guna mendukung kemajuan Kabupaten Tegal.
Menyikapi pemaparan tersebut, Bupati Tegal menyambut baik seluruh rencana kegiatan yang dinilai konstruktif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Dalam kesempatan itu, Ischak Maulana Rohman juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh anggota IWO agar senantiasa mengutamakan profesionalitas dalam setiap pemberitaan serta menjauhi informasi yang tidak berdasar.
“Peran wartawan sangat strategis sebagai jembatan informasi yang dapat dipercaya masyarakat. Oleh karena itu, setiap pemberitaan wajib disusun berdasarkan fakta yang akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan”, tegas Bupati.
“Selalu kedepankan sikap profesionalitas. Jangan pernah membuat atau menyebarkan pemberitaan yang bersifat bohong, berita bohong, maupun informasi yang tidak memiliki dasar yang jelas”, pungkasnya.
Bupati juga berharap IWO dapat menjadi mitra yang terpercaya bagi pemerintah maupun masyarakat, dengan menjadikan keseimbangan, keobjektifan, dan kebenaran informasi sebagai landasan utama. Seluruh anggota pun diajak terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas profesi, sehingga kehadiran media daring dapat memberikan manfaat nyata dan tidak menjadi sumber informasi yang menyesatkan publik.(her)


