
Bekasi, Koranpelita.co — Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Membangun lingkungan yang sehat dan aktif di tengah masyarakat menjadi salah satu strategi pencegahan yang dinilai lebih efektif. Semangat itulah yang diusung Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi melalui rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.
Mengusung pendekatan yang lebih membumi, BNK Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Salah satu kegiatan utamanya diwujudkan melalui Turnamen Bulutangkis Masyarakat yang digelar di Perumahan Villa Bekasi Indah I RW 12, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (27/06/2026) malam.
Sebelum turnamen berlangsung, BNK juga melakukan kampanye publik melalui pemasangan spanduk HANI 2026 di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Bekasi sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama melawan bahaya narkoba.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menilai pendekatan melalui kegiatan olahraga memiliki dampak positif yang jauh lebih luas dibanding sekadar seremonial. Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, aktivitas olahraga mampu menciptakan ruang interaksi sosial yang sehat sehingga dapat menjauhkan generasi muda dari pengaruh narkoba.
“Olahraga menjadi sarana membangun karakter, memperkuat kebersamaan, sekaligus mengurangi potensi masyarakat, khususnya anak-anak muda, terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budiyanto, menjelaskan turnamen tersebut diikuti 53 peserta yang mewakili 17 RT di lingkungan Perumahan Villa Bekasi Indah I. Kegiatan mengangkat tema “Dengan Bulutangkis Hidup Sehat dan Bahagia Tanpa Narkoba.”
Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan masyarakat. Karena itu, kegiatan olahraga dipilih sebagai media kampanye yang lebih mudah diterima masyarakat dibanding penyuluhan yang bersifat formal.
“Melalui olahraga, masyarakat berkumpul, saling mengenal, mempererat silaturahmi, sekaligus menerima pesan bahwa narkoba harus dilawan bersama. Pencegahan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Susilo.
Ia menambahkan, ancaman penyalahgunaan narkoba saat ini semakin kompleks karena menyasar berbagai lapisan usia. Oleh sebab itu, diperlukan gerakan bersama yang mampu menghadirkan aktivitas positif secara berkelanjutan di lingkungan masyarakat.
Turnamen dibuka secara resmi oleh Ketua RW 12 Perumahan Villa Bekasi Indah I dan dihadiri tokoh masyarakat, Karang Taruna, unsur kepemudaan serta ratusan warga yang turut memberikan dukungan kepada para peserta.
BNK Kabupaten Bekasi juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pelaksana Peringatan HANI 2026, Suyanto, beserta seluruh jajaran Karang Taruna dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
BNK berharap momentum HANI tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, tetapi menjadi gerakan kolektif masyarakat untuk terus membangun budaya hidup sehat, aktif berolahraga, peduli terhadap lingkungan, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Dengan keterlibatan masyarakat secara langsung, Kabupaten Bekasi diharapkan semakin mampu mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan Bersinar (Bersih dari Narkoba), sejalan dengan visi Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera. (D.Z).


