MOTAH, Mesin Penghancur Sampah Andalan Panglima TNI Disosialisasikan di Cikarang Barat

Bekasi, Koranpelita.co – TNI melalui Markas Besar (Mabes) TNI memperkenalkan program unggulan Panglima TNI berupa mesin pengolah sampah bernama MOTAH (Mesin Olah Runtah) dalam sebuah acara sosialisasi di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu (13/05/2026).

Sosialisasi yang digelar di lokasi tempat MOTAH berada Kp Babakan RT 002 RW 01 Desa Jatiwangi Kecamatan Cikarang Barat tersebut disampaikan langsung oleh Brigadir Jenderal TNI Siti Nurjanah mewakili Mabes TNI. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kodam Jaya, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0509 Kabupaten Bekasi, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cikarang Barat, Kepala Desa Jatiwangi, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam paparannya, Brigjen Siti Nurjanah menjelaskan bahwa MOTAH merupakan inovasi teknologi tepat guna yang dirancang untuk menghancurkan berbagai jenis sampah, baik organik maupun anorganik, sehingga volumenya berkurang drastis.

BACA JUGA:  PTPN IV Regional IV Lakukan Bimtek dan Sertifikasi Mandor 

“Program MOTAH adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap persoalan lingkungan, khususnya sampah yang selama ini menjadi masalah kompleks di tingkat desa dan kabupaten. Ke depan, pengelolaan mesin ini akan diserahkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) desa,” ujar Brigjen Siti.

Target utama dari program ini adalah mewujudkan zero sampah (nol sampah) di setiap wilayah desa dan kabupaten. Dengan pengelolaan oleh KSM, diharapkan masyarakat memiliki peran aktif dalam mengurangi timbunan sampah dari sumbernya.

Camat Cikarang Barat, Drs Lukman Hakim AP, MM, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, inisiatif dari Panglima TNI ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan persampahan yang selama ini membutuhkan biaya besar dan lahan luas.

BACA JUGA:  PTPN IV Regional IV Lakukan Bimtek dan Sertifikasi Mandor 

“Kami di Kecamatan Cikarang Barat menyambut antusias program MOTAH. Ini terobosan yang luar biasa. Dengan pengelolaan berbasis KSM, kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah secara mandiri akan tumbuh. Target zero sampah bukan lagi sekadar wacana,” tegas Lukman.

Saat ini, empat unit mesin MOTAH bantuan pemerintah sudah tiba dan dirakit. Rencananya, akhir bulan ini akan dilakukan setting mesin serta bimbingan teknis (bimtek) untuk operator.

Mabes TNI menargetkan program MOTAH dapat direalisasikan secara bertahap di seluruh Indonesia mulai tahun 2026. (Hrs).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  PTPN IV Regional IV Lakukan Bimtek dan Sertifikasi Mandor