KORANPELITA.CO – Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dr. Daryono, S.Si., M.Si., memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sekaligus pensiun dini.
Keputusan tersebut diumumkan Daryono dalam grup WhatsApp bersama rekan-rekan media, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Daryono menjelaskan bahwa pengunduran dirinya sebagai Direktur Gempa Bumi dan Tsunami disebabkan oleh alasan kesehatan. Kondisi kesehatannya mengharuskannya menjalani perawatan intensif selama beberapa waktu.
Untuk sementara waktu, posisi Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG akan diemban oleh Rahmat Triyono.
”Betul, beliau sudah memasuki purnabakti,” kata Kabag Humas BMKG, Taufan Maulana, saat dikonfirmasi terpisah, Sabtu (14/2/2026).
Daryono dikenal sebagai sosok penting yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi terkait gempa dan tsunami di Indonesia maupun luar negeri kepada media.
Meski sudah tak menjabat Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan akan terus memberi edukasi ke masyarakat soal gempa bumi dan tsunami. Dia mengatakan ingin terus berbagi pengetahuan ke masyarakat.
”Bagian favorit saya sebagai seorang seismolog adalah menjadi orang yang selalu ditanya teman dan keluarga tentang gempa bumi. Itu benar-benar yang terbaik,” kata Daryono.
”Komitmen saya terhadap edukasi publik di bidang kegempaan dan kebencanaan tidak akan berhenti,” ungkapnya lagi.
”Jika BMKG memberi info parameter belum lengkap penjelasannya, saya kan menambahkan penjelasnnya tapi bukan atas nama BMKG lagi ya, tapi pemerhati gempa bumi dan tsunami,” tandasnya di grup WhatsApp bersama rekan media.
Daryono menyadari kondisi Indonesia yang berada di Ring of Fire mempunyai konsekuensi dengan intensitas gempa yang terjadi. Sebagai pemerhati, Daryono mengatakan punya tanggung jawab keilmuan (scientific responsibility), tanggung jawab edukasi (educational responsibility), dan tanggung jawab moral (moral responsibility).
Sedih mengetahuinya tetapi terimakasih banyak ilmunya Pak Dar, lancar selalu dan selalu sehat, tetap menjadi sahabat bagi insan pers soal informasi gempa bumi ya pak. (er)



