Jakarta, Koranpelita.co – Tongkat estafet kepemimpinan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung bakal segera berpindah dari Sabrul Iman, SH, MH, MM kepada Dr Asep Kurniawan Cakraputra, SH, MH dengan pelantikan dan serah terima jabatan direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin 2 Maret 2026.
Sabrul selanjutnya akan menjabat sebagai Kajari Magetan, Jawa Timur. Sedangkan penggantinya yaitu Asep sebelumnya bertugas sebagai Koordinator bidang Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Banten.
Mutasi dan promosi dari keduanya dalam jabatan struktural bersama 52 pejabat eselon III lainnya tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia dengan Nomor KEP-IV-161/C/02/2026 tanggal 11 Februari 2026.
Adapun penunjukan Asep sebagai pengganti Sabrul yang menjelang kepindahannya ke Magetan telah menetapkan 10 tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Timah yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp4,1 triliun dinilai sangat tepat dan merupakan langkah strategis bagi institusi Kejaksaan.
Ini mengingat track record atau rekam jejak dan pengalaman yang dimiliki Doktor bidang Financial Intelligence dari Universitas Padjajaran Bandung ini dalam bidang penanganan perkara tindak pidana khusus, pemulihan aset negara dan analisa transaksi keuangan. Karena selama 10 tahun pernah dikaryakan di PPATK sebagai Analis Transaksi Keuangan.
Selain berkarier di Kejaksaan sejak tahun 2005 dan pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Asep aktif berkecimpung di dunia akademik dengan kiprahnya sebagai dosen pada beberapa Universitas Negeri di Provinsi Banten. Antara lain Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), UIN Syarief Hidayatullah Jakarta dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Oleh karena itu dengan kombinasi praktisi dan akademisi yang dimiliki tentu menjadi modal bagi Asep Kurniawan Cakraputra untuk mampu membawa Kejari Bangka Selatan semakin solid dalam menjalankan fungsi penegakan hukum yang berkeadilan.
Sekaligus berkontribusi pada upaya menjaga integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih di daerah, meningkatkan kepercayaan publik transparansi, profesionalisme, edukasi serta pelayanan hukum yang responsif diharapkan mampu memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat.(yadi)
- Kejagung Bakal Terima Sisa UangPengganti Kasus Migor dari Group PT Musim Mas-PT Permata Hijau Rp4,4 T - 21/02/2026
- Asep Kurniawan Cakraputra Sosok Doktor bidang “Financial Intelligence” Bakal Pimpin Kejari Bangka Selatan - 20/02/2026
- Kejagung Sita Enam Mobil-Dokumen Terkait Kasus POME Saat Geledah di Medan-Pekanbaru - 19/02/2026



