Kualatungkal,koranpelita.co – Kelompok Pedagang Kaki Lima Berkah Madani (PKLBM) menggelar kegiatan santunan dan doa bersama anak yatim yang dirangkaikan dengan pembukaan pasar malam, pada Minggu, 11 Januari 2026, bertempat di Alun-alun.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta mendapat antusiasme dari masyarakat.
Acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pasar malam, sekaligus memohon keberkahan bagi seluruh pelaku usaha dan masyarakat.
Pihak vendor wahana permainan, yang akrab disapa Uda Win, menyampaikan bahwa tradisi doa bersama merupakan hal yang wajib dilakukan sebelum operasional dimulai. Hal ini dimaksudkan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan membawa keberkahan bagi para pedagang maupun pengunjung.
“Setiap memulai kegiatan atau launching wahana, kami selalu mengedepankan doa dan berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim. Tujuannya agar usaha ini tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi juga mendapat keselamatan dan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Uda Win saat ditemui di lokasi acara.
Ketua KPKLBM, Abdul Aziz, menegaskan bahwa pasar malam ini merupakan bagian dari visi besar organisasi periode 2025-2027. Menurutnya, PKL adalah salah satu pilar utama penggerak ekonomi di Tanjung Jabung Barat yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Melalui gerakan ‘UMKM Naik Kelas 2026’ ini, kami ingin mengubah stigma pasar malam. Ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan perputaran ekonomi daerah, serta memperbaiki struktur organisasi agar para pedagang kecil kita lebih sejahtera dan terorganisir dengan baik,” kata Abdul Aziz dalam sambutannya.
Kelompok Pedagang Kaki Lima Berkah Madani (KPKLBM) adalah organisasi yang menaungi pelaku UMKM di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Fokus utama organisasi ini adalah pemberdayaan ekonomi, perbaikan kesejahteraan anggota, serta penguatan sistem usaha kecil demi mendukung perekonomian daerah yang inklusif. (kp).



