
Bekasi, Koranpelita.co– Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa penyerahan satu unit ambulans dari PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) salah satu BUMD milik Pemkab Bekasi kepada Yayasan Pendidikan Islam Al-Maghfur, Desa Babelan Kota, pada Kamis (18/12/2024). Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron dan Direktur Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) Adhi Fadilah.
Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menyampaikan, Kabupaten Bekasi memiliki potensi besar dalam pengelolaan CSR atau TJSL, mengingat terdapat ribuan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Menurutnya, kontribusi perusahaan tidak hanya terbatas pada bantuan fisik, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kapasitas masyarakat.
“CSR itu bukan hanya produk fisik. Masyarakat yang bekerja di perusahaan juga bagian dari CSR. Karena itu Pemkab Bekasi melalui arahan Bapak Bupati menggelar Musrenbang CSR dengan mengumpulkan seluruh perusahaan yang ada di 11 kawasan industri,” ujar Asep Surya Atmaja.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Bekasi terus mendorong agar program CSR perusahaan dapat difokuskan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bekasi. Mulai dari pembangunan dan renovasi sekolah, madrasah, pelatihan keterampilan kerja, hingga penyediaan sarana kesehatan.
“Kami meminta agar CSR jangan keluar daerah. Satu perusahaan bisa membantu satu desa, misalnya membangun sekolah atau madrasah. Bahkan pelatihan keterampilan hingga perekrutan tenaga kerja juga merupakan bentuk CSR yang sangat bermanfaat,” katanya.
Asep juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah berkontribusi nyata melalui pemberian ambulans. Ia berharap ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Babelan, baik untuk kebutuhan kesehatan maupun sosial.
“Ambulans ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tapi jangan lupa, ambulans juga butuh operasional, mulai dari BBM, oksigen, hingga perawatan. Karena itu pengelolaannya harus benar-benar diperhatikan agar bisa terus digunakan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) Adhi Fadilah menjelaskan bahwa BBWM merupakan BUMD Kabupaten Bekasi yang bergerak di bidang pengolahan gas bumi dan turut memiliki saham participating interest (PI) 10 persen ONWJ bersama pemerintah daerah lainnya di wilayah utara Pulau Jawa.
“Alhamdulillah, berkat arahan dan nasihat dari para pemegang saham, kami bersama mitra PT MUJ ONWJ dapat menyalurkan TJSL berupa satu unit ambulans sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sebelumnya BBWM juga telah menyalurkan berbagai program TJSL di Kecamatan Babelan, di antaranya penyediaan sarana air bersih dan MCK, bantuan peralatan produksi bagi kelompok usaha ibu-ibu, serta pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat.
“Bantuan ambulans ini kami serahkan kepada Yayasan Pendidikan Islam Al-Maghfur Babelan dengan harapan dapat menunjang kegiatan operasional dan sosial yayasan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Direktur BBWM berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas dan membawa keberkahan bagi semua pihak. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan program TJSL masih terdapat kekurangan.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua. Mudah-mudahan apa yang kami berikan membawa berkah dari Allah SWT,” pungkasnya. (Hrs).


