Koranpelita.co, Kabupaten Bekasi – Kepala Desa Burangkeng, Nemin, memastikan berbagai program bantuan untuk warga kurang mampu akan terus berjalan pada tahun 2026. Bantuan tersebut meliputi seragam sekolah gratis, pemasangan listrik, santunan kematian, hingga penyediaan pompa air bagi kebutuhan masyarakat.
“Program pemerintah desa tetap berlanjut, termasuk santunan kematian Rp1,5 juta, bantuan listrik KWH, seragam sekolah dari SD hingga SMA, serta air bersih. Semua itu akan tetap berjalan di 2026,” ujar Nemin, Selasa (18/11/2025).
Ia menegaskan, seluruh program tidak menggunakan dana desa maupun bantuan provinsi, melainkan sepenuhnya bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes). Saat ini PADes Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mencapai Rp1,5 miliar dan diperkirakan naik menjadi Rp1,6 miliar pada 2026.
“Anggaran murni dari PADes, bukan dari dana desa, provinsi, atau bagi hasil pajak. Tahun 2025 PADes kita Rp1,5 miliar lebih, dan di 2026 ditargetkan Rp1,6 miliar,” jelas mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu.
Menurut Nemin, ratusan warga sudah merasakan manfaat nyata dari program tersebut. Ia menilai bantuan seragam sekolah sangat penting, terutama bagi keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
“Sekolah memang gratis, tapi seragam tetap jadi beban bagi keluarga miskin. Jangan sampai anak belajar tanpa dukungan seragam, karena itu bisa menimbulkan tekanan mental,” tuturnya.



