Pemkot Tangsel Ganti Armada Pengangkut Sampah Layak Pakai

Wali Kota Tangsel , Benyamin Davnie .

Kota Tangsel,koranpelita.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup bakal melakukan peremajaan truk dan amrol pengangkut sampah, menggantikan angkutan sampah yang sudah tak layak pakai.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, peremajaan armada pengangkut sampah merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam meningkatkan pelayanan kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Masalah sampah bukan hanya soal mengangkut dan membuang, tapi soal tanggung jawab kita menjaga kota ini tetap bersih dan sehat. Karena itu, kami pastikan armada pengangkut sampah yang digunakan harus layak, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Benyamin, Rabu (5/11/2025).

Menurut Wali Kota, peremajaan truk tersebut juga nanti akan dioptimalkan untuk pengangkutan sampah cairan atau lindi juga bisa terakomodir.

BACA JUGA:  Pansel Minta Masukan Rekam Jejak 33 Peserta Seleksi untuk Duduki Enam Jabatan di KPK

“Truk sampahnya nanti yang juga bisa menampung lindi, supaya tidak ada lagi limbah lindi yang tercecer di jalan, tidak ada bau yang mengganggu masyarakat nanti,” tambahnya.

Terpisah, Kepala UPTD TPA Cipeucang DLH Kota Tangsel Desna Gera Andika mengatakan, rencana penggantian truk pengangkut sampah yang tak layak pakai sudah masuk dalam program prioritas dan akan direalisasikan pada anggaran perubahan APBD 2025.

“Untuk pengadaan truk sampah dari DLH Kota Tangsel sudah lakukan pemesanan dan insyaAllah sudah truk dan amrol yang baru diserahterimakan awal Desember,” kata Desna.

Desna menjelaskan, pihaknya memesan 27 unit dan 54 amrol dengan anggaran Rp12 miliar. Unit yang dipesan pun dibuat khusus agar truk dan amrol dapat menampung air lindi dari sampah.

BACA JUGA:  Satpol PP Bekasi Tertibkan Bangunan Ilegal di Bibir Sungai Kalimalang

“Truk kami pesan secara khusus di-custom agar dapat menampung air lindi. Sehingga nanti tak ada lagi air yang berceceran saat pengangkutan sampah berlangsung. Hal ini demi kenyamanan masyarakat,” ucapnya.

Saat ini, kata Desna, pihaknya pun melakukan penyortiran terhadap armada pengangkut sampah yang beroperasi. Pihaknya memastikan, truk angkutan sampah yang tak layak pakai tak akan digunakan.(*/sul).

Admin
Latest posts by Admin (see all)
BACA JUGA:  Desa Tamanrahayu Gelar Rembuk Stunting, Fokus Tekan Angka Kasus di 2026