
KORANPELITA.CO – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-31 Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah, di lapangan upacara Kantor Pemda Kabupaten Tegal, Senin (10/11/2025) malam.
Acara pembukaan berlangsung meriah meski diguyur hujan dan sempat mengalami insiden listrik padam. Sejumlah pimpinan daerah, termasuk Walikota Salatiga, Bupati Kendal, dan sejumlah pejabat lainnya turut hadir.
Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Al-Qur’an dan hadis adalah landasan bagi umat Muslim.
Ia juga menekankan pentingnya memahami makna Al-Qur’an dan mengamalkannya.
MTQH ini menjadi ajang seleksi menuju MTQH Nasional 2026, di mana Provinsi Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah. Sumarno berharap kafilah Jawa Tengah dapat mengoptimalkan potensi mereka agar menjadi juara umum di tingkat nasional.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, melaporkan bahwa MTQH kali ini diikuti oleh 909 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Terdapat 27 cabang lomba yang tersebar di 15 majelis. Ia juga berpesan kepada dewan hakim untuk menjaga integritas dan netralitas.
MTQH Jawa Tengah 2025 mengangkat tema “Menginternalisasi Nilai Al-Qur’an dan Hadis untuk Membangun Generasi yang Berkarakter dan Berakhlak Mulia”.
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tegal sebagai tuan rumah MTQH.
Untuk memeriahkan acara, Pemkab Tegal akan menggelar Festival Sate Tegal pada Kamis (13/11/2025) dengan melibatkan 35 warung sate serta membagikan 12.000 porsi sate gratis.
Acara pembukaan dimeriahkan dengan penancapan logo MTQH, pertunjukan kembang api, dan penampilan Haddad Alwi.(her/hms)


