
BEKASI, koranpelita.co – Sebanyak 30 Finalis siap berlaga di malam puncak ajang Pemilihan Abang Mpok Kabupaten Bekasi tahun 2025 pada 15 November mendatang di Gedung Swatantra Wibawa Mukti Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi.
Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Disbudpora Kabupaten Bekasi, Heru Pranoto, menyampaikan, Pemilihan Abang Mpok Kabupaten Bekasi menjadi sarana pembentukan karakter pemuda sekaligus wadah menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal.
Melalui seleksi yang dimulai sejak awal Oktober, lebih dari 400 peserta mengikuti tahapan hingga tersaring menjadi 15 pasang finalis yang melaju ke babak Grand Final.
“Dari ratusan peserta, kami melihat semangat luar biasa anak-anak muda Bekasi. Mereka tidak hanya berkompetisi dalam penampilan, tetapi juga menunjukkan keinginan kuat untuk belajar, berkembang, dan menjadi duta yang membawa nama baik daerah,” kata Heru, usai acara Unjuk Kabisa dan Kamonesan Abang Mpok Kabupaten Bekasi 2025, di Mall Lippo Cikarang, Sabtu (08/11/2025).
Ia menjelaskan, para finalis dibekali materi oleh para mentor dan psikolog untuk memperkuat kedewasaan emosional, wawasan kebangsaan, serta kemampuan komunikasi publik. Dengan pembinaan ini, diharapkan para finalis siap menjadi representasi generasi muda Bekasi yang berbudaya dan berdaya saing.
“Kami berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa menjadi duta budaya dan pariwisata Kabupaten Bekasi. Tahun ini kami juga bangga karena Kabupaten Bekasi berhasil meraih peringkat pertama Mojang, dalam ajang Mojang Jajaka Jawa Barat. Artinya, potensi pemuda kita tidak kalah bersaing,” ujarnya.
Heru menambahkan, Malam Grand Final Pemilihan Abang Mpok Kabupaten Bekasi tahun 2025 di Gedung Wibawa Mukti Cikarang Pusat rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.
“Kami berharap kehadiran Pak Bupati dapat memberikan motivasi kepada para finalis agar terus menginspirasi generasi muda lainnya untuk berkarya dan berkontribusi positif bagi daerah,” ungkapnya. red .
- Aksi Damai di Polresta Bogor Kota, APH Minta Proses Rehabilitasi Pengguna Obat Keras Transparan - 17/07/2026
- Pasien BPJS Meninggal Usai 3 Jam Telantar di IGD, Kuasa Hukum Keluarga Duta RS Sari Asih Bintaro Lebih Utamakan Administrasi - 27/05/2026
- Praktisi Hukum Taufik H. Nasution Soroti Penanganan Kasus Dugaan Suap Proyek di Bekasi - 16/05/2026


