Cianjur, koranpelita.co- Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu Ferdian yang berpasangan dengan Wakil Bupati Abi Ramzi, dengan berbagai upaya menggenjot berbagai program pembangunan.
Upaya yang dilakukan diantaranya melalui Rembug Warga sebagai upaya untuk menyerap aspirasi masyarakat untuk mencapai berbagai program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
Sebagaimana diketahui Rembug warga adalah forum musyawarah tingkat komunitas (RT/RW, desa, atau kelurahan) yang bertujuan untuk mendiskusikan, mengidentifikasi kebutuhan, serta mencari solusi bersama untuk permasalahan dan potensi pembangunan di wilayah tersebut.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga untuk merumuskan usulan dan kebijakan yang dapat meningkatkan kualitas hidup di lingkungan mereka.
Fungsi utama rembug warga.
Melalui Rembug Warga, menghimpun aspirasi dan kebutuhan warga untuk menyusun usulan program pembangunan yang diprioritaskan.
Menggali potensi dengan mengidentifikasi potensi yang dimiliki di tingkat lokal dan menjadikannya modal pembangunan.
Kemudian mencari solusi dengan Membahas permasalahan yang ada di lingkungan dan mencari solusi terbaik secara bersama-sama.
Pengambilan keputusan: Menjadi wadah pengambilan keputusan tertinggi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan keputusan yang dibuat memiliki legitimasi tinggi.
Memperkuat hubungan: Menguatkan komunikasi dan hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta sesama warga.
Di Kabupaten Cianjur Rembug Warga ini dijalankan oleh Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu Ferdian diwarnai dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat.
Dalam kegiatan Rembug Warga diantaranya renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) pembangunan MCK, penyerahan berbagai bantuan berupa sembako dan kebutuhan warga masyarakat lainnya.
Rembug Warga menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Cianjur dalam mendekatkan pelayanan publik dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari pelayanan kesehatan gratis, bantuan perbaikan rutilahu, hingga pelayanan administrasi kependudukan.
Bahkan dalam pelayanan kesehatan gratis, Bupati Cianjur yang sebelum terpilih sebagai Bupati berprofesi dokter itu tak sungkan datang ke rumah warga yang sakit untuk memeriksa warga tersebut. Ini menjadikan ikatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya terjalin kuat.
“Pemerintah memang harus hadir mendengar langsung dan menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat,” ujar dr. Wahyu saat berdialog dalam Rembug Warga di desa tersebut.
Dengan begitu, harapan agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dapat, dapat terwujud.
Apalagi dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, maka Rembug Warga bisa memperkuat hubungan antar pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan efektif dan efisien.(Man Suparman).
- Wagub Abdullah Sani Tutup Pekan Budaya Sarolangun, Tekankan Budaya Sebagai Solusi Global - 04/05/2026
- Ketua DPRD Cianjur: Hari Kebebasan Pers Sedunia Momentum Perkuat Demokrasi dan Integritas Informasi - 03/05/2026
- Gubernur Al Haris Tunjukkan Empati untuk Korban Banjir Sarolangun dan Merangin - 03/05/2026



