Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah, Kelurahan Telaga Asih Bagikan 45 Drum Komposter

Bekasi, koranpelita.co – Pemerintah Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah sebagai wujud pemberdayaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di aula kelurahan setempat pada, Kamis (23/11/2025) ini diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan perilaku dalam menangani persoalan sampah di tingkat rumah tangga.

Pelaksana Tugas (PLT) Lurah Telaga Asih, Maman Suherman SE, dalam sambutan pembukaannya, menegaskan komitmennya sebagai pemimpin baru untuk membawa kemajuan bagi kelurahan, baik di bidang pemerintah maupun pemberdayaan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini dapat disimak dengan baik. Pemaparan dari narasumber kami hari ini diharapkan dapat menambah wawasan dan memotivasi kita semua untuk berbuat lebih baik terhadap lingkungan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Anen Cerdik Parwoto Resmi Daftarkan Diri Calon BPD Desa Muktiwari

Sebagai narasumber, hadir Kepala tim (Katim) dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi,H. Eddy, yang memaparkan kondisi dan permasalahan lingkungan serta persampahan di wilayah Kabupaten Bekasi. Pemaparan dimulai dari tingkat makro, seperti kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, hingga tingkat mikro di rumah tangga, RT, dan RW.

“Permasalahan sampah di sungai dan lingkungan sekitar berawal dari bagaimana kita mengelolanya di rumah masing-masing. Kesadaran dan pemahaman masyarakat adalah kunci utamanya,” kata Eddy dalam paparannya.

Materi yang disampaikan mencakup pemilahan sampah rumah tangga menjadi organik dan anorganik, peran bank sampah dalam pengelolaan, serta teknik-teknik pengelolaan yang tepat.

Kegiatan tidak hanya berhenti pada teori. Peserta juga mendapatkan praktik pembuatan kompos yang dipandu oleh Divisi Humas Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Deddy Kurniawan. Dengan menggunakan media drum komposter, Deddy mendemonstrasikan proses pengomposan.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Gelar Program Polisi Sahabat Anak

Bahan-bahan yang digunakan sederhana dan berasal dari limbah rumah tangga, seperti sisa makanan, sayuran , dan kardus bekas. Bahan-bahan organik tersebut kemudian dicampur dengan cairan yang mengandung glukosa dan bakteri pengurai (lactobacillus) untuk mempercepat proses dekomposisi hingga menjadi kompos yang siap pakai.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang antusias dan penyerahan bantuan peralatan berupa 45 unit drum komposter oleh PLT Lurah kepada perwakilan RT dan RW.

Kegiatan ini dihadiri oleh para ketua RT dan RW, Karang Taruna serta kader PKK Kelurahan Telaga Asih, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di lingkungannya masing-masing. (Hrs).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Gelar Program Polisi Sahabat Anak