Bekasi, koranpelita.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Washilatun Najah atas penyelenggaraan acara santunan untuk 146 anak yatim dan 135 lansia dalam rangka Tabligh Akbar dan santunan anak yatim.
Acara yang digelar pada Minggu (20/07/2025) Desa Gandasari Cikarang Barat ini dihadiri oleh Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para donatur. Dengan mengusung tema “Bersama Hijrah, Kita Teguhkan Iman dan Kepedulian Sosial”, kegiatan ini bertujuan memperkuat solidaritas masyarakat terhadap anak yatim dan lansia kurang mampu.
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, S.H. Dalam sambutan yang dibacakan Camat Cikarang Barat, Drs. H. Lukman Hakim, A.P., MM, Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Washilatun Najah.
“Atas nama Pemkab Bekasi, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Washilatun Najah yang telah menggelar kegiatan mulia ini. Ini adalah wujud nyata dari nilai kemanusiaan dan implementasi ajaran agama dalam menyayangi anak yatim dan kaum dhuafa,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa anak yatim merupakan generasi penerus yang harus mendapat perhatian khusus. “Mereka berhak mendapatkan kasih sayang, pendidikan berkualitas, dan masa depan yang cerah. Pemkab Bekasi berkomitmen mendukung program serupa, terutama di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial,” tegasnya.
Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam gerakan kepedulian sosial. “Mari kita kuatkan semangat gotong royong untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ajaknya.
H. Hasan Basri, Ketua Yayasan Washilatun Najah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial yayasan.
“Selain santunan, kami berkomitmen memberikan pendidikan yang layak bagi anak yatim. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin mereka bisa meraih masa depan lebih baik,”* ujarnya.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi. “Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat.”
Acara dibuka dengan penampilan qasidah oleh ibu-ibu majelis taklim, dilanjutkan penyerahan santunan secara simbolis. Hadirin juga menyimak tausiyah dari KH. Idham Khalid tentang keutamaan menyantuni anak yatim.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh pihak. Diharapkan, acara ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga motivasi bagi penerima manfaat untuk terus bersemangat meraih cita-cita. (Hrs).



