KORANPELITA.CO – Setelah 69 tahun diam, saat ini Gunung Gede di Jawa Barat mengalami 21 kali gempa vulkanik dalam (Volcanic A-type) pada 1 April 2025, aktivitas kawah Gunung Gede terpantau normal atau berada di Level 1 pada hari ini ini Kamis (3/4/2025).
Gunung Gede terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), yang mencakup wilayah tiga kabupaten di Jawa Barat, yaitu Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.
Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Agus Deni, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan Gunung Gede KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG, tidak teramati kejadian kegempaan vulkanik atau nihil.
”Terpantau satu kali tornillo dengan amplitudo 2 milimeter dan durasi 19 detik, serta satu kali tektonik jauh dengan amplitudo 49 milimeter, S-P 15 detik, dan durasi 150 detik,” tutur Deni kepada melalui pesan tertulis, Kamis (3/4/2025).
Berdasarkan data Badan Geologi, aktivitas Gunung Gede meningkat sejak 1 April 2025 hingga Kamis ini yang tercatat ada 47 gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan satu kali gempa tektonik jauh.
”Gunung Gede belum meletus, saat ini (memang) tercatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik, namun belum ada erupsi dan statusnya masih di Level I. Kondisi ini masih terus kami pantau secara intensif,” kata Kepala Badan Geologi M Wafid di Bandung dikutip dari Antara, Kamis, (3/4/2025).
Masyarakat diimbau tetap tenang, meski dalam beberapa hari termasuk pada Kamis ini tercatat ada beberapa gempa dalam skala kecil yang tercatat di wilayah Kabupaten Bandung, Cianjur, dan Sukabumi, karena menurut dia gempa ini belum menunjukkan keterkaitan dengan aktivitas Gunung Gede. (red1)



