Bekasi, koranpelita.co – Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, diguncang angin puting beliung pada Senin malam, 17 Maret 2025, pukul 21.00 WIB. Bencana alam ini mengakibatkan kerusakan parah dan sedang pada 55 rumah warga. Mayoritas kerusakan terjadi pada atap rumah yang terbawa angin kencang. Selain itu, satu gedung sekolah dasar, kantor desa, dua tiang listrik roboh, dan satu transformator meledak.
Sebuah gudang rusak, serta dua kendaraan menjadi korban musibah ini. Satu kendaraan roda empat tertimpa menara telekomunikasi, sementara satu mobil carry terbawa angin hingga terlempar ke area persawahan.
Yunus, anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Telajung, yang langsung turun ke lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa situasi di lapangan cukup memprihatinkan.
“Warga saat ini membutuhkan bantuan sembako dan alat gergaji mesin untuk memotong pohon-pohon yang tumbang dan menimpa rumah warga serta menutupi beberapa akses jalan,” jelasnya.
Daerah terdampak terbagi menjadi dua wilayah utama, yaitu Perumahan Mutiara Gading RW 12 dengan 18 rumah rusak dan wilayah perkampungan RT 002 RW 05 dengan 37 rumah rusak. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Eso Juarsa, KASI MP Cikarang Barat, yang meninjau lokasi kejadian, menyatakan bahwa Pemerintah Kecamatan Cikarang Barat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi dan relawan FPRB sedang berupaya memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak.
“Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan cepat sampai ke warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eso mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi terkini dari pihak berwenang. Bantuan dari masyarakat umum juga sangat dibutuhkan untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana ini. (HRS).



