
Tegal, KORANPELITA.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kota Tegal, Sartono Eko Saputro, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tegal, Ir. Cucuk Daryanto, Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal serta Lurah Kejambon kembali meninjau proses pembersihan area untuk relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berlokasi di Jalan Melati, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal atau di samping Stadion Yos Sudarso Kota Tegal, Minggu (12/1/2025).
Tinjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kembali progres kesiapan tempat untuk menerima kehadiran para PKL yang direlokasi.
“Hari ini kita melihat progresnya sudah bagus, nanti kita dorong lagi, sehingga sudah siap untuk menerima kehadiran para pedagang PKL yang memang sudah siap, bersedia dan ikhlas untuk mereka kita lakukan relokasi,” ujar Agus Dwi.
Agus mengungkapkan, pada perkembangannya, jumlah PKL yang akan direlokasi mengalami peningkatan yang semula 90 PKL menjadi kurang lebih 110 PKL yang terdiri dari PKL Jalan Kartini, Jalan Menteri Soepeno dan Jalan Ahmad Dahlan.
“Area di situ nanti akan kita geser ke area sini (Jl Melati_read) dan teman-teman dari Dishub kemudian mendukungnya dengan memperkuat rekayasa lalu lintas, sehingga tempat yang menjadi lokasi tidak lagi menjadi tempat yang sepi, tetapi nanti menjadi tempat yang ramai dan mudah diakses,” jelasnya.
Selanjutnya, terkait rekayasa lalu lintas, Agus menjelaskan, relokasi para PKL harus diikuti dengan membentuk keramaian di tempat relokasi. Sehingga kalau tempat relokasi tetap sepi seperti saat ini maka akan berdampak pada penjualan para pedagang.
“Konsep kita adalah bakal tegas, kemudian konsisten dan berpihak kepada mereka yang siap di relokasi. Sehingga bisa kita lihat dari yang tadinya sempat menolak pindah kesini, pindah ke tempat yang lain, tetapi sekarang malah meningkat jumlahnya yang tadinya 90 sekarang sudah 110. Kita akan batasi cukup sampai disitu karena kita fokuskan kepada mereka yang eks Jalan Kartini, Jalan Menteri Soepeno dan Jalan KH Ahmad Dahlan,” bebernya.
Menurutnya, hal semacam ini akan menjadi sebuah pola bagi Pemkot Tegal ketika akan menata para PKL dari tempat eksisting ke tempat baru, Pemkot akan dukung dengan fasilitas yang menggembirakan untuk para PKL.
Agus Dwi menyebut, di tempat relokasi ini pihaknya sudah menyiapkan aliran listrik, kemudian akan dipasang WiFi gratis, toilet dan fasilitas pendukung lainnya.
Untuk rekayasa lalu lintas selama relokasi PKL akan dimulai pada Rabu (15/1) sedangkan untuk relokasi PKL akan dilakukan pada Sabtu (18/1) mendatang.
“Tempat relokasi ini akan digunakan secara bersama-sama, sehingga nanti ada pedagang yang jualan pagi, pedagang siang, pedagang sore dan pedagang malam,” pungkasnya.(her/hms)


