Hari Pelanggan Nasional : PLN Berikan Edukasi Keselamatan Untuk Pelaku Usaha di Demak

Demak, KORANPELITA.CO – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Grobogan memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada para pelaku usaha bidang industri di Kabupaten Demak.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PT PLN (Persero) UP3 Grobogan dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Wilayah Semarang Demak. Kegiatan ini dirangkai dalam suatu Rapat Koordinasi Ketenagalistrikan di Wilayah Kerja Cabang Dinas ESDM Wilayah Semarang Demak.

Manager PLN UP3 Grobogan, Artika Hadi Wibawa selaku narasumber menyampaikan bahwa informasi terkait jenis-jenis potensi bahaya di bidang ketenagalistrikan, manfaat penggunaan peralatan listrik, prinsip dasar, kiat dan tips untuk mencegah potensi bahaya kelistrikan hingga cara penanggulangan kecelakaan akibat peralatan listrik.

BACA JUGA:  Gerakan Bersih Diskominfosantik

”Melalui pemberian edukasi ini, kami harap stakeholder kami di bidang industri juga paham akan sistem kelistrikan PLN termasuk potensi bahaya yang bersumber dari peralatan kelistrikan. Dan dalam rangka hari Pelanggan nasional ini, PLN dapat memberikan peran untuk memperluas wawasan pelanggan kami disektor industri terhadap keselamatan ketenagalistrikan.” ucap Hadi, kepada Koranpelita.co, Jumat (30/8/2024).

Seperti yang diketahui bahwa keselamatan ketenangalistrikan memiliki empat pilar keselamatan yaitu : keselamatan petugas, keselamatan aset, keselamatan lingkungan dan keselamatan masyarakat umum yang dimana sangat erat dengan kehidupan sehari-hari.

“Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman yang mendalam untuk memahami keselamatan ketenagalistrikan dan menghindarkan diri kita dari potensi bahaya kelistrikan,” lanjutnya.

Beberapa perilaku yang dapat menghindari diri kita dari potensi bahaya kelistrikan adalah menghindari pemakaian listrik yang berbahaya, seperti stop kontak yang menumpuk, memeriksa instalasi secara berkala dan, memegang aliran listrik saat anggota tubuh sedang basah, dan penggunaan kabel yang kondisinya sudah tidak layak.

BACA JUGA:  Ketika Sepeda, WFH, dan Masa Depan Pendidikan Bertemu di Bekasi

“Peralatan listrik dirumah wajib digunakan sesuai peruntukannya, sangat berbahaya bila peralatan listrik digunakan tidak sesuai standarnya. Dapat mengakibatkan bahaya kesetrum, hubung singkat maupun kebakaran dan ledakan,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Hadi juga menyampaikan, PLN selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan kelistrikan. Salah satunya yaitu adanya aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memudahkan masyarakat dalam menikmati pelayanan kelistrikan yang diberikan PLN.

Para stakeholder di sektor industri pun dapat menggunakannnya, sehingga edukasi tentang penggunaan PLN Mobile sebagai fasilitas layanan berbasis teknologi juga terus disosialisasikan.

“Dengan menggunakan aplikasi ini para pelanggan dapat mengakses layanan kelistrikan di manapun dan kapanpun. Sangat relevan dengan generasi saat ini yang serba praktis dan modern. Pembayaran listrik, pembelian token, pengaduan gangguan, hingga informasi-informasi terkini dari PLN telah dirangkum dalam PLN Mobile,” pungkasnya. (nungki)

BACA JUGA:  Gerakan Bersih Diskominfosantik