Pelatihan Produk Limbah Kain Upaya Pemda Upayakan Literasi Berbasis Inklusi

Dinperpusar Kab Demak melakukan pelatihan membuat kerajinan dari kain perca di Desa Bakalrejo, Guntur, Demak, Senin (29/07/2024)

DEMAK, koranpelita.co – Literasi berbasis inklusi sosial sangat perlu untuk terus diupayakan di Kabupaten Demak, dimana menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Demak, Agung Hidayanto, salah satu upaya tersebut adalah dengan melakukan pelatihan membuat kerajinan dari kain perca.

“Kegiatan yang merupakan implementasi dari program literasi berbasis inklusi sosial tersebut di warga diajak tidak hanya meningkatkan minat baca saja tapi juga bisa menambah keahliannya, dan kali ini adalah membuat kerajinan dari kain perca,” ucapnya disela – sela kegiatan di Desa Bakalrejo, Guntur, Demak, Senin (29/07/2024).

BACA JUGA : Danrem 073/Mkt Laksanakan Kunjungan Kerja ke Markas Kodim Demak

Puluhan warga desa Bakalrejo tersebut diajari membuat tas, dompet serta lainnya dari limbah kain perca yang mana sudah tidak terpakai. Selanjutnya produk tersebut dijual dengan bantuan pemasaran dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinakerin) Demak.

BACA JUGA:  Sambil Bidik Calon Tersangka, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Keuangan Negara Rp55 M di Kasus Bauksit

Agung juga menyebut bahwa prigram literasi ini sengaja diadakan di desa – desa agar sasaran ke masyarakat luas tercapai. Tema pelatihan disesuaikan dengan permintaan masyarakat setempat.

“Kami dari pihak Dinperpusar siap mendampingi para peserta pelatihan untuk jadi wirausahawan sukses. Kebetulan warga di sini banyak yang berprofesi menjadi tukang jahit,” ucapnya.

BACA JUGA : Pj Wali Kota Bekasi Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Apresiasi tinggi diberikan Bupati Demak, dr. Eisti’anah terhadap program dari Dinperpusar serta kesungguhan masyarakat. Ia juga sangat berharap agar masyarakat dapat mengikuti pelatihan sungguh – sungguh sehingga bisa menambah penghasilan warga.

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat mengambil kesempatan dan peluang dari program ini karena ada 2 Dinas yang bersinergi untuk membantu menjadi wirasusahaan sukses.

BACA JUGA:  Pemkab Bekasi Prioritaskan Jaminan Kesehatan

“Ini merupakan terobosan, dengan literasi sosial melalui pembuatan produk dari kain perca, dua Dinas berkolaborasi satu untuk pelatihan (Dinperpusar) dan satu untuk pemasaran (Dinakerin). Semoga UMKM semakin maju,” pungkasnya. (Nungki)