Berikan Semangat Siswa Sekolah, Brigjen Sulaiman : Jangan Kecil Hati, Kejar Terus Cita-citamu

Suasana Kabinda Mengajar di MTs Manba’ul Huda, Kalitekuk, Karanganyar, Demak,Jateng.

KORANPELITA.CO – Kepala Badan Intelegen Negara (BIN) Daerah Provinsi Jawa Tengah, Brigjen TNI Sulaiman, menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada yang terdampak banjir di Demak di sela memberikan bantuan peralatan tulis, salah satunya di siswa – siswi MTs Manba’ul Huda, Kalitekuk, Karanganyar, Demak.

Usai menyapa siswa – siswi yang sudah aktif, ia memperkenalkan diri dan menyampaikan bahwa dirinya dulu juga tinggal di daerah dan memiliki cita – cita menjadi guru, dimana cita – cita itu berubah setelah SMU, dirinya ingin menjadi tentara dan dikejar terus mimpi itu hingga menjadi Jendral.

“Untuk itu adek – adek walau tinggal di daerah, apalagi habis terkena bencana begini jangan berkecil hati ya, kejar terus mimpinya. Ingat saya dulu juga sama seperti kalian, harus punya cita – cita yang tinggi, ya,” ucap Kabinda kepada anak – anak yang menyimak, Demak, Jumat (01/03/2024).

BACA JUGA:  Diduga Ada Manipulasi Ijin, Warga Kertarahayu Tolak TPU Komersial 

Sulaiman melihat bahwa banjir yang melanda di Demak langsung atau tidak langsung tidak menutup kemungkinan membuat anak – anak mengalami trauma, untuk perlu benar – benar diberikan motivasi.

“Kami rasa mereka membutuhkan motivasi supaya dapat menghilangkan trauma akibat bencana yang melanda mereka, kami berikan motivasi agar tidak membuat mentalnya down ataupun menjadi beban pikiran,” ucapnya kepada koranpelita.co.

Pihaknya berharap, siswa – siswi memiliko semangat dan berani bermimpi mengejar cita – cita untuk masa depan, di mana acara “Tokoh Mengajar” harus terus dilakukan, selain motivasi juga ubtuk menghilangkan trauma.

“Saya berharap dari unsur lain seprti TNI/Polri dapat memberikan kegiatan semacam ini, sama – sama memberikan motivasi atau semangat kepada anak anak penerus bangsa termasuk gurunya sehingga menumbuhkan semangat dan bisa melaksanakan proses belajar mengajar secara maksimal,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Jadi Bapak Asuh PKBM, Kajati: Tidak Boleh Ada Anak di Kalbar Putus Sekolah

Sementara itu, Maliq Imran, kelas VII sekolah tersebut mengatakan bahwa pihaknya saat punya cita – cita jadi guru, namun peralatan sekolahnya terkena banjir, sehingga Ia masuk sekolah tanpa buku dan tas.

“Banjir pas saat saya tidur, lalu pas di bale desa (Balai desa pengungsian) kemarin tidak sekolah. Sekarang sekolah tapi gak bawa tas. Baju dan sepatu masih, cita – cita saya jadi guru olahraga,” ucapnya.

Sesuai dengan pantauan awak media bersama dengan BIN Poswil Demak hingga Jumat (01/03) sore keadaan sekolah – sekolah sudah mulai aktif, kendati demikian ada beberapa sekolah yang masih libur dalam waktu tertentu karena sekolah masih parah dan belum mendapatkan bantuan antara lain di wilayah Wonorejo. (Nungki)

BACA JUGA:  Distan Bekasi Antisipasi Kekeringan Pertanian