
KORANPELITA.CO – Banjir besar yang melanda wilayah pantura telah menyebabkan kemacetan yang mengular panjang. Pengguna jalan, terutama para pengemudi truk, terpaksa menghabiskan waktu berbuka puasa mereka di tengah kemacetan.
Dalam menghadapi situasi ini, Satlantas Polres Demak menggelar aksi bagi takjil untuk buka puasa bagi pengguna jalan yang terjebak macet.
Kasat Lantas Polres Demak, AKP Lingga Ramadhani, memberikan pernyataan langsung mengenai kondisi macet terkini.
“Banjir di pantura telah mencapai kilometer 41.500 hingga 45.900, dengan ketinggian air antara 1 Meter hingga 1,5 Meter. Di tengah kota Demak, air mencapai ketinggian 40 – 60 Centimeter,” ungkap AKP Lingga, Senin (18/03/2024).
Lingga juga menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk mengatasi situasi tersebut. “Kami melakukan pengalihan arus dari Demak menuju Kudus melalui Mijen, Welahan, Jepara, Mayong, dan sebaliknya. Kami menghimbau pengendara untuk mengurangi mobilitas atau menggunakan jalan alternatif untuk menghindari titik-titik banjir,” imbaunya.
“Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Polres Demak terhadap para pengendara yang terdampak banjir. Dengan berbagi takjil, mereka tidak hanya mendapatkan makanan, tetapi juga dukungan moral kepada mereka yang terjebak dalam kesulitan. Ini adalah cerminan dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia,” tandasnya. (Nungki)


