Pilih Pemimpin Yang Tebal Pikirannya Bukan Tebal Amplopnya

Forum terbuka bersama paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Semarang, Jateng, Minggu (24/12). (Foto: tangkapan layar)

KORANPELITA.CO – Secara makro, Anies Baswedan adalah calon presiden yang membawakan kita pada harapan dengan keutuhan berfikir. Hal ini dikatakan oleh Pengamat Politik Rocky Gerung dalam forum terbuka bersama paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/12).

“Seorang Calon oresiden harus dapat memberikan memberikan kekuatan harapan dengan kekuatan argumen, dengan kemampuan untuk mengolah keadaan hari ini dan diseberangkan dengan kebahagiaan,” kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung saat sebagai narasumber dalam forum diskusi bersama paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Semarang, Jateng.

Lebih lanjut Rocky mengatakan, yang dibutuhkan masyarakat bukan forum debat yang dilakukan KPU, tetapi tempat yg menguras pikiran antar paslon.

“Bukan forum debat yg dilakukan KPU, tapi diskusi utk menguras kupas pikiran. Karena pikiran disebut pikiran adalah krn mau dikupas dan pikiran dapat dikupas adalah datang dari isi kepala seseorang bukan dari bisikan earphone,” tutur pendiri Setara Institut ini.

BACA JUGA:  Ketua Komjak: Pentingkan Pencapaian Legacy yang Bisa Diwariskan Bagi Penegakan Hukum 

Rocky menyampaikan bahwa dirinya sering ketemu dengan Anies, dirinya heran kenapa Dua paslon lainnya tidak pernah mengundang dirinya.

“Saya sudah tiga kali bertemu dengan Anies, saya sering diundang forum seperti initapi heran gak pernah diundang oleh dua paslon capres lainnya. Padahal saya selalu menganggap bahwa dua kandidat itu masih punya pikiran tapi kalau gak bisa dikupas itu bukan pikiran. Pikiran dianggap pikiran kalau bisa dikupas, kalo ada yg membantah pikiranmu itulah berpikir,” tandasnya.

Terakhir Rocky menekankan kepada audiens yang hadir, pilihlah pemimpin yang pikirannya tebal.

“Saya berharap saudara-saudara memilih orang yang pikirannya tebal bukan amplopnya tebal. Saya percaya bahwa perang pikiran akan ada pada Anies sampai 14 Febuari 2024,” tandasnya. (red1)

BACA JUGA:  PWI Pusat Bahas Ketimpangan Informasi Adat