KORANPELITA.CO – Menjelang kampanye rapat terbuka yang akan dimulai 21 Januari 2024, Kapolsek Tuntang, AKP Suramto menginisiasi deklarasi Zero Knalpot Brong dengan menggandeng forum komunikasi pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Tuntang, di Kantor Kecamatan Tuntang Salatiga, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/01/2024).
Ia memyampaikan bahwa deklarasi tersebut sebagai komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas di wilayah Tuntang selama tahapan kampanye rapat terbuka.
“Euforia pada Pemilu 2024 dimungkinkan akan dirasa mulai 21 Januari 2024 besok, karena sudah dimulainya kampanye rapat terbuka. Untuk itu kami mengajak untuk menjaga kedamaian dan kondusifitas, baik peserta Pemilu, simpatisan dan juga masyarakat, salah satunya dengan tidak menggunakan knalpot brong saat konvoy,” ucapnya.
Ia melanjutkan, dengan adanya deklarasi maka menjadi dasar dan pengingat bahwa salah satu kesuksesan Pemilu 2024 juga adalah menjalani tahapan demi tahapannya dengan sukses tanpa dicerderai dengan gesekan yang memecah kedamaian.
Terkait diperbolehlannya konvoy, AKP Suramto mempersilahkan untuk dilakukan asal dengan tertib dan tidak menggunakan knalpot brong.
“Dalam deklarasi juga disampaikan bahwa tidak boleh menggunakan knalot brong. Dan kami akan tindak tegas jika ada yang menggunakannya. Sudah ada dasar hukumnya dan ini juga atensi langsung dari Kapolda yang tertuang dalam maklumat. Silakan konvoy dengan kreativitas masing – masing tanpa knalpot brong,” tegasnya.
Pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi terkait deklarasi damai dan pelarangan menggunakan knalpot brong secara terbuka, juga menempel maklumat Kapolda dan pemasangan spanduk Zona Bebas Knalpot Brong di desa – desa di Kecamatan Tuntang.
“Selamat melakukan tahapan kampanye, namun tetap jaga kondusifitas, jaga kedamaian, jangan menggangu masyarakat dan saling menghargai perbedaan. Gunakan waktu kesempatan untuk memperkenalkan calon pemipin yang anda dukung, dengan menjaga ketertiban,” pungkas AKP Suramto. (nungki)



