Disperindagkop UKM Kota Tangerang Buka Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis 

Kota Tangerang,koranpelita.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) membuka pendaftaran sertifikasi halal gratis untuk IKM di Kota Tangerang.

Kepala Disperindagkop UKM, Suli Rosadi mengungkapkan, pendaftaran sertifikasi halal gratis dibuka dengan kuota terbatas hingga 31 Maret mendatang. IKM yang berminat bisa melakukan pendaftaran melalui lama dengan melengkapi persyaratan yang ditetapkan.

“Program ini untuk kategori usaha catering, kedai makanan dan produk olahan daging. Persyaratan lainnya ialah ber KTP-el Kota Tangerang, berdomisili Kota Tangerang dan usahanya berada di Kota Tangerang. Selain itu, belum pernah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal sebelumnya,” ungkap Suli, Kamis (18/1/2024).

BACA JUGA:  Wabup Tangerang Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan

Suli Rosadi mengimbau, para IKM Kota Tangerang untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Bukan karena mengejar target jumlah, melainkan Indonesia adalah pengimpor produk halal terbesar di dunia.

“Kota Tangerang harus menjadi salah satu kota dengan IKM berstandar halal terbanyak. Jadi ayo daftar segera, karena kuota terbatas. Informasi lebih lanjut IKM bisa menghubungi whatsapp 0821-1411-3722 atau call center 021-5572-5951,” jelas Suli.

BACA JUGA : Kejagung Tetapkan Budi Said Pengusaha Properti Tersangka Korupsi Jual Beli Emas Antam

Lanjutnya, manfaat memiliki sertifikat halal diantaranya produk terjamin kualitasnya, bahwa produk yang dijual merupakan produk yang berkualitas. Meningkatkan kepercayaan konsumen, yakni keterangan halal akan menjadi salah satu pertimbangan konsumen untuk membeli khususnya konsumen muslim.

BACA JUGA:  Bupati Tangerang Gelar Tasyakuran Juara Umum MTQ, Apresiasi Kafilah Raih Prestasi Lima Kali Berturut-turut

Selain itu, memiliki unique selling point dimana produk bersertifikasi halal terjamin kualitasnya dan memumpuni dibandingi kompetitor yang tidak memilikinya. “Yang lainnya, dapat menjangkau pasar yang lebih luas, terkhusus negara yang mayoritasnya penduduk muslim,” ucapnya. (*/sul).