Komisi III DPRD Kota Tangerang Sebut Potensi PAD Diduga Meguap Disektor perizinan 

Kota Tangerang,koranpelita.co – Menanggapi laporan masyarakat adanya dugaan  kebocoran potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) disektor perizinan , Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Warta Supriyatna meminta Dinas terkait bekerja maximal .

Menurutnya, banyak bangunan tanpa dilengkapi ijin (ilegal) untuk kepentingan komersil dan ini sudah berlangsung lama.

“Saya banyak menerima laporan dari warga soal banyaknya bangunan ilegal. Nah kalau menurut saya inikan harusnya jadi potensi PAD yang bisa masuk,” ujar Warta Supriyatna kepada awak media kemarin.

Dikatakan,  aparatur pemerintah mulai dari Satpol PP hingga Trantib di wilayah setempat harusnya melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan ilegal tersebut.

“Kalau memang belum ada izin, ya harus diurus izinnya. Jangan dibiarkan. Satpol PP maupun Trantib bisa mengarahkan agar pemilik mengurus perizinannya,” ucapnya.

BACA JUGA:  RAPAT KOORDINASI SATGAS MBG KECAMATAN CIKARANG BARAT

Tidak hanya itu, jika bangunan-bangunan tersebut dilengkapi izin-izinnya, maka secara otomatis akan menambah pundi-pundi PAD. Sebab, ada retribusi daerah yang wajib dibayarkan oleh pemilik bangunan kepada Pemkot Tangerang melalui DPMPTSP.

“Kan kalau mereka (pemilik bangunan,red) mengurus PBG (Persetujuan Bangunan Gedung, dahulu IMB), tentu ada retribusi daerah yang wajib disetorkan oleh pemilik bangunan ke kas daerah,” sebutnya.

Selain persoalan potensi PAD, Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyinggung masalah penyerobotan lahan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu di wilayah Ciledug.

Sayangnya, lanjut Warta, kondisi tersebut seakan dibiarkan sekian lama dan tanpa adanya tindakan dari aparat maupun instansi yang berwenang.

“Masalah penyerobotan lahan ini juga menjadi perhatian serius. Saya minta aparat dan instansi terkait bisa menindak tegas persoalan ini. Karena jelas, selain merugikan warga juga terindikasi adanya perbuatan melawan hukum,” ucapnya. (*/sul).

BACA JUGA:  Bupati Anwar Sadat Dorong UMKM Tanjab Barat Naik Kelas Melalui Pelatihan Peningkatan Kualitas Produk