AirNav Indonesia Siapkan Posko Nataru 2023/2024 di 52 Kantor Cabang

Bandara Soetta,koranpelita.co  – Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia, BUMN yang bergerak di bidang pelayanan navigasi penerbangan, memaparkan berbagai kesiapannya dalam menghadapi pelayanan Lalu Lintas Penerbangan pada Periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

“Sesuai arahan dan keputusan Menteri Perhubungan serta Instruksi dari Direktur Jenderal

Perhubungan Udara, AirNav bersiap diri untuk memberikan pelayanan prima dalam menjaga

kelancaran dan keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia pada periode NATARU, dengan mengadakan Posko NATARU sejak 19 Desember 2023 sampai dengan 3 Januari 2024,” kata Polana B. Pramesti, Direktur Utama AirNav Indonesia ditemui di Cabang Utama JATSC Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Dijelaskan, AirNav Indonesia akan mengadakan Posko NATARU di 52 Kantor Cabang, 1 di Kantor Pusat, dan 1 Posko Terpadu di Kementerian Perhubungan. Berdasarkan data permintaan extra flight dan slot penerbangan dari maskapai yang masuk, proyeksi jumlah penerbangan pada musim liburan NATARU 2023/2024 ini diperkirakan akan naik sebesar 124% dibanding tahun 2022/2023 lalu.

BACA JUGA:  Kejagung Tetapkan Agung Winarno Kolega Zarof Ricar di Proyek Film Tersangka TPPU

“Diperkirakan puncak arus mudik Nataru pada hari Sabtu 23 Desember 2023 dan puncak arus balik pada 2 Januari 2024, dengan jumlah total 4.467 penerbangan domestik dan 609 penerbangan internasional” lanjut Polana.

Polana menyatakan bahwa, AirNav Indonesia telah menyiapkan seluruh personel dan fasilitas pelayanan navigasi penerbangan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan penerbangan selama masa Nataru. Pemeriksaan harian akan dilakukan untuk kesiapan Fasilitas dan SDM navigasi penerbangan, kesiapan data & informasi penerbangan, fleksibilitas Slot penerbangan, serta kesiapan prosedur emergency atau tanggap darurat bencana seperti cuaca buruk dan gunung meletus.

“Para petugas di Posko akan mencatat dan melaporkan kejadian-kejadian signifikan, rekapitulasi data penerbangan, laporan operasional seperti NOTAM (notice to Airmen), ASHTAM (gunung meletus), PIREP (laporan Pilot), dan insiden keselamatan penerbangan lainnya, yang akan kami evaluasi setiap harinya untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan penerbangan” ujar Polana.

BACA JUGA:  Direktur P3S, Jerry Massie : PSI Akan Bubar di 2029

BACA JUGA : Sultan, Korban Kabel Optik Menjuntai Ingin Sampaikan Terima Kasih Langsung ke Kapolri  

AirNav Indonesia saat ini memiliki fasilitas navigasi penerbangan yang cukup lengkap, yaitu Radio Komunikasi sebanyak 785 VHF (Very High Frequency), VOR–DME (alat panduan arah dan jarak untuk pesawat) di 168 lokasi, ILS (Instrument Landing System) di 44 lokasi, Radar di 29 lokasi, A-DSB (radar satelit) di 49 lokasi, dan ATS (Air Traffic Services) System di 15 lokasi.

Polana menambahkan bahwa, masyarakat kini bisa memantau informasi penerbangan dan kondisi cuaca di sepanjang rute penerbangan maupun bandar udara tujuan, melalui aplikasi digital peta penerbangan yang merupakan hasil inovasi AirNav Indonesia bernama Nav-earth melalui website pia.airnavindonesia.co.id/navearth.

BACA JUGA:  Direktur P3S, Jerry Massie : PSI Akan Bubar di 2029

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan para stakeholder penerbangan, termasuk regulator,

operator bandar udara, maskapai, BMKG, BASARNAS dan pihak lainnya, bahwa AirNav Indonesia siap bersinergi untuk kelancaran musim liburan NATARU 2023/2024 ini. Kita akan upayakan penyaluran informasi yang cepat, tepat dan efisien untuk memudahkan koordinasi yang baik di lapangan,” ucapnya. (*/sul).