Wali Kota Tegal Apresiasi DPRD Ajukan Raperda dalam Sidang Paripurna

Wali Kota Tegal, H Dedy Yon Supriyono foto bersama Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro didampingi jajarannya usai Rapat Paripurna DPRD di Gedung Paripurna, Rabu (15/11/2023).

Tegal, koranpelita.co – Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal dengan acara Penyampaian DPRD Kota Tegal atas Raperda Usul DPRD Kota Tegal dan Penyampaian Wali Kota Tegal atas 2 Raperda Kota Tegal berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Rabu (15/11/2023) siang.

Rapat Paripurna tersebut, dipipimpin oleh Ketua DPRD, Kusnendro, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edy Susilo, Habib Ali Zaenal dan dihadiri oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Sekretaris Daerah, Agus Dwi Sulistyantono, Kepala OPD, Camat, Lurah, Tim Penggerak PKK, Direktur BUMD Kota Tegal.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal, H Dedy Yon Supriyono menyampaikan, berdasarkan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nomor 27 tahun 2022 tanggal 10 November 2022 tentang penetapan program pembentukan peraturan daerah Kota Tegal tahun 2023, beberapa Raperda yang akan segera dibahas diantaranya :

BACA JUGA:  Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh Program Pertanian di Jambi Harus Nyata, Bukan Sekedar Wacana

BACA JUGA : Masyarakat Diminta Aktif Berikan Informasi atau Aduan

Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tegal Ketahanan Keluarga tentang, Rancangan Perda Kota Tegal tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dan Rancangan Perda Kota Tegal tentang Perubahan Perda Kota Tegal nomor 2 tahun 2015 tentang Bangunan Gedung.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD Kota Tegal yang berinisiatif mengajukan Raperda tentang Ketahanan Keluarga, saya menyambut dengan baik karena Raperda tersebut menjadi solusi penguatan keluarga di Kota Tegal,” papar Dedy Yon.

Dalam sambutan Rapat Aripurna DPRD Kota Tegal, Wali Kota Tegal berharap, dalam waktu dekat dapat dilakukan pembahasan bersama alat kelengkapan DPRD.(Hms/Her)

BACA JUGA:  Ketua DPRD Cianjur: Semangat Kartini Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemberdayaan Perempuan