Pendekatan Humanis, Polresta Tangerang Kawal Pemasangan Plang Revitalisasi Pasar Kuta Bumi

Kab Tangerang,koranpelita.co – Personel gabungan Polresta Tangerang Polda Banten bersama TNI dari Kodim 0510 Tigaraksa dan Satpol PP Kabupaten Tangerang melaksanakan pengamanan pemasangan plang pemberitahuan dimulainya revitalisasi Pasar Kuta Bumi, Selasa (24/10/2023).

Wakapolresta Tangerang AKBP Indra Mardiana memimpin kegiatan pengamanan menyampaikan, proses pemasangan plang sempat mendapatkan penolakan dari beberapa orang. Namun melalui pendekatan yang humanis, proses pemasangan plang bisa dilaksanakan.

“Ada beberapa pihak yang sempat menutup jalan dan mengganggu arus lalu lintas. Namun Alhamdulillah setelah melakukan komunikasi dan dialog, kegiatan dapat berjalan lancar,” kata Indra.

Indra menyampaikan, petugas melakukan pendekatan dan edukasi kepada sekelompok orang yang melakukan penolakan. Petugas secara persuasif juga mengajak masyarakat yang berkerumun di jalan untuk membuka akses jalan karena menghambat arus lalu lintas.

BACA JUGA:  Investasi Generasi Emas: 1.560 Putra-Putri Terbaik Perebutkan Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

BACA JUGA : Jaksa Agung kembali Lakukan Rotasi Jabatan Eselon III

“Kami melakukan kegiatan humanis sehingga plang bisa dipasang. Dan kami sampaikan situasi kondusif artinya pemasangan dapat dilaksanakan jalur jalan dapat dilalui, tidak terganggu,” ucap Indra.

Indra menerangkan, untuk pengamanan itu diterjunkan 300 personel Polresta Tangerang, 100 personel TNI, dan 200 petugas Satpol PP. Meski aksi massa yang dilakukan tidak mengantongi izin atau melakukan pemberitahuan, namun petugas tetap mengedepankan upaya persuasif.

Guna menertibkan massa, kemudian diterjunkan kendaraan water canon. Meski demikian, kendaraan water canon yang diterjunkan hanya dijadikan sarana untuk menyampaikan public address atau menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

“Tujuan pemasangan plang ini adalah sebagai penanda program pemerintah daerah dalam mewujudkan pasar yang lebih sehat, nyaman, dan modern,” tandas Indra. (*/sul).

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wagub Banten Sebut Data Riil Jadi Dasar Kebijakan