Lebak, koranpeleita.co – RSUD Adjidarmo Kabupaten Lebak hanya menyediakan satu alat CT scan dalam kondisi tidak dapat dipergunakan alias rusak hingga dikeluhkan banyak pasien . Padahal keberadaan RSU Adjidarmo yang berada di pusat kota merupakan barometer sebagai RS rujukan.
Dani, karyawan RSUD Adjidarmo saat di konfirmasi awak Media membenarkan CT scan di rumah sakit RSUD Adjidarmo saat ini tidak di gunakan alasanya sudah lama rusak.
Sementara itu Roby, staf Humas rumah sakit RSUD Adjidarmo menyampaikan terkait alat CT scan yang dimiliki rumah’sakit RSUD Adjidarmo rusak sudah lama kurang lebih 1 tahun yang lalu.
Menurut dia pihaknya sudah melakukan perbaikan tetapi alatnya sangat mahal, alih-alih dana yang ada di belikan kepada obat-obatan yang sangat di butuhkan pasien.
Rosmiati, Admin Kesehatan RSU Adjidarmo mengatakan, kalau ada pasien yang akan di scan dirujuk ke rumah sakit Misi Lebak.
Terpisah, H Rudi Nazarudin, anggota Komisi III DPRD Lebak yang membidangi rumah sakit mengatakan , sangat menyayangkan masih adanya keluhan pasien yang membutuhkan CT Scan yang harus dirujuk ke rumah sakit lain yang notabene klasifikasi dibawah RS Adjidarmo.
” Kami dari Komisi lll di perubahan kemarin saja menambah anggaran untuk RSUD Adjidarmo tidak sedikit,”tegasnya.
Sebagai informasi, CT Scan adalah prosedur diagnosis yang menggunakan komputer dan mesin sinar-X yang berputar untuk membuat gambar penampang tubuh. Gambar-gambar ini memberikan informasi yang lebih rinci daripada gambar sinar-X biasa.
Mesinnya dapat menunjukkan jaringan lunak, pembuluh darah, dan tulang di berbagai bagian tubuh. Pemeriksaan ini sangat cocok untuk memeriksa dengan cepat pada orang yang mengalami luka dalam akibat kecelakaan mobil, atau jenis trauma lainnya.
Prosedur ini dapat dokter gunakan untuk memvisualisasikan hampir semua bagian tubuh. Selain itu, digunakan untuk mendiagnosa penyakit atau cedera, serta merencanakan perawatan medis, bedah, atau radiasi. (*/sul).



