Rangkaian Kegiatan HJC Ke-346, Bupati Cianjur Gelar Gerakan Penanaman Pohon dan Tebar Bibit Ikan

Menanam ikan di lokasi bencana Cugenang.

Cianjur, koranpelita.co – Bupati Cianjur H. Herman Suherman menghimbau masyarakat Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, agar setiap halaman rumahnya menanam pohon jambu bol jamaika.

Sebab Cugenang merupakan penghasil jambu bol jamaika.

“Nanti pemerintah daerah akan menyediakan bibitnya,” ujar Herman dalam kegiatan Penanaman Pohon Keras/Tahunan di Lokasi Episentrum Gempa Bumi di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan kolaborasi SKPD terkait di lingkup Pemkab Cianjur dan PT Tirta Investama Cianjur itu merupakan salah satu rangkaian acara peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-346.

Dikatakan Bupati, keberadaan pepohonan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, karena pohon merupakan penghasil oksigen yang dibutuhkan manusia, dan manusia menandakan tidak bisa terlepas dari pepohonan.

BACA JUGA:  Gubernur Al Haris Apresiasi Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi, Dorong Pengurangan Pengangguran dan Kemiskinan

BACA JUGA : Kedatangan Satgas Yonif Raider 200/BN Disambut Hangat Warga Kampung Kindok

“Karena hal itu sangat penting, maka penanaman pohon harus dijadikan pendidikan terutama terutama bagi anak-anak, demi terjaganya keberlangsungan kehidupan,” ujar Bupati.

Dalam gerakan penanaman pohon itu, antara lain ditanam pohon kaliandra, mahoni, serta pohon tanaman keras lainnya.

“Saya minta warga di sini untuk memelihara pohon-pohon yang kita tanam ini, apalagi sekarang menghadapi musim kemarau, saya mohon agar senantiasa disiram agar pohon itu cepat tumbuh,” harapnya.

Selain itu, Bupati Cianjur  juga menebar benih ikan nilem sebanyak 346 kg atau sekitar 27.680 ekor di Sungai Cianjur Girang.

“Mudah-mudahan bibit ikan yang kita tebar di sungai ini bermanfaat untuk masyarakat dalam rangka ketahanan pangan,” katanya.

BACA JUGA:  Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Kesehatan dan Ngider Sehat Premium

“Saya imbau, karena ikannya masih kecil, jangan dulu dipancing. Silahkan diambil kalau ikannya sudah besar, karena memang ikan ini untuk masyarakat,” pungkasnya (mam).