Pelepasan dan Kenaikan Kelas Siswa TK – SD Plus Al Fathonah Mardlotillah Dimeriahi Pengajian Al-Quran para Murid

Bekasi, koranpelita.co – TK – SD Plus Al Fathonah Mardlotillah menggelar acara pelepasan kelulusan kelas VI sebanyak 26 orang siswa, Kamis (22/06/2023) pagi.

Pelaksanaan acara pelepasan kelulusan dan kenaikan kelas siswa ini digelar di halaman sekolah yang berlokasi di RT 01/04 Kp. Rawa Kalong, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara.

Masing-masing siswa nampak menunjukkan kebolehannya dalam mengaji serta menguji hafalan Al-Quran mereka di atas panggung.

Para orang tua murid pun nampak antusias menyaksikan putra putrinya sambil mengabadikan momen itu dengan smartphone mereka.

Ketua Bidang Pendidikan H. Kamiludin, mengatakan bahwa acara pelepasan kelulusan siswa kelas VI tahun 2023 ini adalah yang ke-13 kalinya diselenggarakan.

“Alhamdulillah, ini adalah angkatan ke-13 sejak sekolah didirikan pada 2005,” katanya di sela-sela acara.

Sebagai sekolah dasar “plus” yang berbasis Keislaman, para siswa pun dipersyaratkan untuk minimal dapat menghafal 1 juz – 3 juz Al-Quran.

BACA JUGA:  Momentum Hari Pendidikan, Wawako Diza Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi Untuk Belajar, Berkarya dan Berinovasi

Seperti halnya pada penampilan siswa di atas panggung kelulusan tahun ini, rata-rata anak mampu melafalkan Al-Quran mulai juz 30, 29, dan 28. Tahfidz (menghafal Al-Quran-red) ini memang salah satu yang menjadi keunggulan SD Plus Al Fathonah Mardlotillah.

“Jadi setiap hari kami biasakan siswa untuk murojaah selama 30 menit sebelum masuk sekolah. Kemudian, nanti sebelum (solat) Dzuhur mereka murojaah lagi,” ungkap H. Kamiludin.

Sebagai informasi, murojaah adalah menjaga hafalan Al-Quran dengan cara terus menerus mengulangnya supaya dapat meraih mutqin (kuat) dalam bacaan, hafalan, dan pemahaman. Tehnik ini biasanya dilakukan oleh para hafidz Quran.

Adapun keunggulan SD Plus Al Fathonah Mardlotillah lainnya, yakni para siswa pun diwajibkan untuk selalu melakukan solat Dhuha dan Dzuhur secara berjamaah setiap harinya.

BACA JUGA:  Bupati Tangerang Luncurkan Buku Cerita "Mangrove Penyelamat Pantai"

Kebiasaan-kebiasaan itu, dijelaskannya, sebagai bagian dari pendidikan karakter. “Selain itu juga, agar siswa terbiasa melakukan ibadah sunnah (Dhuha) dan solat berjamaah di masjid,” imbuhnya.

Namun demikian, meski menjadi sekolah yang bernafaskan Islam, TK- SD Plus Al Fathonah Mardlotillah tetap menerapkan sekitar 70% mata pelajaran umum dan 30%-nya terkait keagamaan.

Di sisi lain, TK- SD Plus Al Fathonah Mardlotillah ternyata masih kekurangan sarana gedung sekolah yang representatif.

“Sebenarnya ruangan kelas kami masih layak pakai, namun berhubung ruangan guru yang masih menggunakan ruang kelas, sehingga kami belum mampu menerima siswa yang lebih banyak,” terangnya.

“Kami sebenarnya sudah berupaya membangun ruang guru, tetapi karena kurangnya biaya pembangunannya pun belum jadi sampai sekarang,” tambahnya, sambil menunjuk sebuah bangunan.

Selain itu juga, sebutnya, sekolah yang dipimpin oleh Ketua Yayasan Al Fathonah H. Yanto ZA itu masih membutuhkan bantuan untuk pemenuhan sarana dan prasarana meubeler.

BACA JUGA:  Peringati Hardiknas, Dandim 0510/Trs : Pendidikan Sebagai Proses Memuliakan Manusia

H. Kamiludin berharap, mudah-mudahan TK- SD Plus Al Fathonah Mardlotillah bisa terus maju dan berkembang kedepannya.

Apalagi jika mengingat luas lahan sekolah yang mencapai 3.800 meter persegi, tentunya masih banyak lokasi kosong yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gedung baru.

“Target kami bisa mendirikan (tingkat) SMP-nya. Ya, tentu saja dengan kontribusi dari berbagai pihak,” pungkasnya. (Godem).