11 Bandara AP II Raih Penghargaan K3 Awards 2023 dan SMK3  dari Kemenaker

Bandara Soetta,koranpelita.co – Kementerian Ketenagakerjaan kembali menggelar penganugerahan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 Awards). Kali ini  PT Angkasa Pura II mengikutsertakan  11 bandara dalam proses audit K3 Awards 2023 dan untuk meraih Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Hasilnya, sebanyak 11 bandara AP II yang mengikuti proses mendapatkan penilaian tinggi dengan Tingkat Pencapaian memuaskan dan berhak mendapat Penghargaan K3 Awards 2023 kategori Bendera Emas serta sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kemenaker.

Kategori Bendera Emas diberikan kepada insitusi yang mendapat nilai tingkat pencapaian penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebesar 85% – 100%

Penghargaan K3 Awards 2023 dan sertifikasi SMK3 tersebut diberikan langsung oleh Kemenaker kepada AP II pada 22 Juni 2023.

Ke-11 bandara AP II yang meraih K3 awards,  Bandara Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Thaha (Jambi), Minangkabau (Padang), Supadio (Pontianak), Depati Amir (Pangkalpinang), Soekarno-Hatta (Tangerang), Sisingamangaraja XII (Tapanuli Utara), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Iskandar Muda (Aceh) dan Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang).

BACA JUGA:  Pelaksanaan KDMP Perlu Evaluasi, Asprindo Dorong Skema Kemitraan dengan Ritel Eksisting

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, K3 Awards 2023 ini menandakan bahwa 11 bandara AP II telah menerapkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik saat  memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja menjadi prioritas AP II untuk lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat memberikan pelayanan publik secara optimal.

“Sebanyak 11 bandara AP II yang menjalani audit berhasil meraih K3 Awards 2023 kategori Emas dan sertifikasi SMK3. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan seluruh pihak atas dukungannya sehingga bandara-bandara AP II berhasil menerapkan dengan baik sistem keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Muhammad Awaluddin.

BACA JUGA : Pj. Gubernur Banten Al Muktabar Raih Penghargaan Pembina K3 Kemenakertrans RI

BACA JUGA:  Buka Musrenbang, Jaksa Agung: Penyusunan Anggaran di Tahun 2027 agar Mengedepankan Pendekatan Bottom-up yang Realistis

Sebagai operator bandara, lanjut Muhammad Awaluddin, AP II harus dengan ketat menjalankan program keselamatan dan kesehatan di bandara.

“Bandara sendiri merupakan satu kawasan dengan beragam aktivitas dari berbagai stakeholder. Kami berupaya untuk selalu memastikan aspek keamanan dan kesehatan bagi staf bandara dari berbagai institusi, bagi pengunjung bandara serta penumpang pesawat,” ujar Muhammad Awaluddin.

Pada tahun depan akan diupayakan bandara-bandara AP II lainnya untuk mengikuti audit K3 Awards dan sertfikasi SMK3.

Director of Operation AP II Wendo Asrul Rose mengungkapkan, AP II telah menjalankan sejumlah program untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja.

“Secara rutin bandara-bandara AP II menjalankan Terminal Safety Campaign dan Ramp Safety Campaign guna memastikan aspek keselamatan bagi para pekerja dan penumpang pesawat. AP II juga melakukan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja secara berkala di lingkungan bandara,” ujar Wendo Asrul Rose.

BACA JUGA:  Kasus Chromebook, JPU: Murni Penegakan Hukum dan Bukannya Menguntungkan Tapi Merugikan Keuangan Negara 

Di samping itu, bandara AP II juga memastikan perlindungan bagi staf bandara dan penumpang pesawat misalnya saat pandemi COVID-19.

“Kami berharap berbagai program ini dapat memperkuat upaya bandara AP II dalam memastikan keselamatan dan kesehatan kerja,”ucapnya. (*/sul).