Kota Tangerang,koranpelita.co – Aroma bau busuk saat melintasi Kapung Bayur RT 07/02 Kelurahan Priuk Kec Periuk Kota Tangerang, menyusul sampah yang berada di Tempat Pembuangan Sampah sudah satu bulan tidak di angkut oleh Dinas terkait.
Warga setempat resah dengan bau tak sedap manakala angin bertiup. Warga berharap perhatian dari Wali Kota Tangerang untuk mengintruksikan Dinas terkait.
Salah seorang warga bernama Soleh mengatakan, sesuai kesepakatan warga pengakutan sampah dari rumah warga ke tempat pembuangan sudah dilakukan dengan iuran per bulan dan diketahui ketua RT setempat.
Tidak hanya itu, saat sampah diangkut oleh armada sampah Pemkot Tangerang ,koordinator warga memberikan dana transportasi (bensin) Rp 500 ribu satu kali angkut. Namun saat ini sudah satu bulan lebih sampah belum juga di angkut sehingga bau busuk menyengat semakin berhembus.
BACA JUGA : Pemkot Tangerang Kebut Penyelesaian Pembangunan Asrama Haji di Cipondoh
Pantauan koranpelita.co, Sabtu (27/5/203), jarak antara tempat pembuangan sampah warga dengan tempat pembuangan sampah Akhir (TPA) Rawa Kuncing hanya sekitar 3 km semestinya tidak ada lagi sampah menggunung hingga menimbulkan bau busuk.
“Kalau Pemkot Tangerang tidak memiliki dana atau armada untuk mengakut sampah warga sebaiknya tempat pembuangan sampah yang ada dibongkar saja sehingga warga tidak lagi membuang sampah, dan jangan dibiarkan seperti ini ,” ucap warga pinggiran Kota Tangerang . (sam).
- Pesawat Komersial Airbus A380 Emirates Siap Mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta - 31/07/2026
- Kunker Pemkab Muara Enim ke Kab Tangerang Bahas Perlindunagan Ketenagakerjaan - 31/07/2026
- Diskominfo Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Literasi Digital untuk Cegah Cyberbullying - 31/07/2026



