JAKARTA, koranpelita.co – Diberi anggaran Rp6,388 Triliun dalam setahun oleh negara, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berisi oknum-oknum tak beradab.

Demikian yang dikatakan Direktur P3S, Jerry Massie, menyusul penangkapam terhadap Andi Pangerang Hasanudin, salah satu anggota peneliti BRIN. Yakni, terkait kasus ancaman pembunuhan terhadap warga Muhammadiyah.
“Padahal anggaran riset dan inovasi tahun 2023 sebesar Rp6,388 triliun. Selain diberi uang Rp6,388 triliun dana APBN, BRIN saat ini juga mengelola layanan program riset. Sumber dari ‘imbal hasil’ dana abadi riset Rp1 triliun,” kata Jerry kepada Redaktur koranpelita.co, dalam wawancara singkat melalui selulernya, Jakarta, Rabu (03/05/2023).
Masih kata Jerry Massie, seyogyanya lembaga BRIN diisi oleh orang-orang cerdas dan memiliki adab seperti mendiang presiden RI BJ Habibie. Untuk koboi dan preman ya di tarik dari BRIN jangan ada disitu.
“Kan ada banyak putra-putri terbaik bangsa yang layak duduk di BRIN. Untuk fit and proper test harusnya objektif dan realistis. Jangan sembarangan mengangkat peneliti BRIN. Harus ada SOP dan standar bagi seorang anggota BRIN. Jadi gak buang uang anggaran banyak,” tuturnya. (red1)



