Wakil Wali Kota Tangsel Imbau Warga Sebelum Mudik Perhatikan A sampai Z

Kota Tangsel,koranpelita.co – Menjelang Idulfitri berbagai persiapan dari sisi keamanan dan kelancaran juga terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Termasuk memberikan pemahaman dan imbauan kepada warga soal keamanan dari rumah yang ditinggalkan hingga koordinasi dengan ketua RT dan RW di lingkungan sekitar.

“Kami Pemkot Tangsel mengimbau ke seluruh masyarakat Tangsel yang meninggalkan rumahnya atau mudik, untuk memperhatikan dari a sampai ke z,” kata Pilar usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat, di Halaman Polres Tangsel, Senin (17/4/2023).

Mulai dari listrik yang harus sudah dimatikan, kunci rumah, lalu peralatan masak dari gas yang dipastikan sudah mati. Sehingga kondisi rumah dipastikan aman sebelum ditinggalkan.

BACA JUGA:  Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Kesehatan dan Ngider Sehat Premium

“Saat ini beda dengan kondisi dua tahun terakhir yang masih banyak warga standbye untuk memperhatikan rumah tetangga yang sedang mudik. Tetapi, untuk tahun ini lonjakan arus mudik tinggi sekali maka dari itu yang ingin mudik perhatikan dari a sampai ke z agar tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.

Sedangkan dari sisi Pemerintah telah menyiagakan baik dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga medis dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Pemkot Tangsel mempersiapkan Dishub, Satpol PP, Damkar dan juga tenaga medis yang seluruh anggotanya disiapsiagakan untuk standbye. Jadi saat pelaksanaan hari raya Idulfitri ini, warga masyarakat yang meninggalkan rumahnya bisa dengan tenang,” ucapnya.

BACA JUGA : Jelang Idulfitri, Pemkot Tangsel Pastikan Kesiapan Keamanan dan Kelancaran

BACA JUGA:  Gubernur Al Haris Apresiasi Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi, Dorong Pengurangan Pengangguran dan Kemiskinan

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Faisal Febrianto menjelaskan untuk pelaksanaan operasi ketupat telah disiapkan 500 personel. Serta ada 9 pos pengaman dan pelayanan juga disiapkan.

“Jadi ada sembilan pos yang kami bangun dan berada di kecamatan atau wilayah yang kami anggap rawan. Ini juga untuk mencegah kemacetan, kemudian mencegah tindak pidana lainnya,” terangnya.

Hal ini didasari karena Tangerang Selatan merupakan wilayah pemukiman. Sehingga kemungkinan besar akan banyak warga meninggalkan rumahnya saat Idulfitri.

“Ini Tangerang Selatan merupakanĀ  pemukiman yang nantinya sebagian besar akan ditinggal oleh para pemilik rumahnya,” ucapnya. (*/sam).

 

Admin
Latest posts by Admin (see all)
BACA JUGA:  DLH Bekasi Bersihkan Trotoar Pasar Cikarang