Sebagai Abdi Masyarakat, ASN Harus Terus Menjaga Netralitas

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. (Foto dok. Hms Jtg)

SEMARANG, koranpelita.co – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, kembali mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Jateng agar menjaga netralitas, dan wajib menyukseskan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Selain itu, para ASN juga harus memahami berbagai aktivitas ASN yang termasuk pelanggaran pemilu.

“Pemahaman tentang netralitas ini yang lebih detailnya perlu disosialisasikan. Karena seringkali pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan ASN adalah hal-hal kecil yang mungkin tanpa sengaja dilakukan, dan itu merupakan bentuk pelanggaran,” ujar Sumarno saat menyampaikan keynote speaker pada Rapat Koordinasi Bersama Organisasi Perangkat Daerah Jateng, di Hotel Grand Candi Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/2/2023).

Dalam rakor yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu Jateng dengan tema “Mewujudkan Netralitas ASN” itu, Sumarno menjelaskan, semua ASN paham arti netralitas. Namun, tidak semua ASN memahami aktivitas apa saja yang masuk pelanggaran. Bahkan, seringkali tidak sadar, aktivitas-aktivitas yang biasa dilakukan merupakan bentuk pelanggaran dalam pemilu.

BACA JUGA:  Jam Kerja ASN Kota Jambi Berubah Kata Wali Kota H.Maulana Wajibkan Setor Poto Kegiatan Pagi Bersama Keluarga

Sekda juga mengimbau semua ASN di Provinsi Jawa Tengah agar mengedepankan netralitas dalam pesta demokrasi Pemilu 2024. Sebab, ASN mendapatkan amanah untuk penyelenggara pemerintahan dan menyejahterakan rakyat, bukan mengikuti hiruk pikuk pesta demokrasi.

Menurutnya, rakor bersama OPD merupakan momen sangat penting untuk mengingatkan kembali netralitas. Sebab,  meskipun para ASN sudah paham netralitas, namun terkadang melakukan hal-hal kecil yang bisa masuk pelanggaran. Antara lain, karena mengidolakan calon presiden atau kepala daerah, kemudian foto bareng, ikut mendukung calon, menghadiri kampanye, mengenakan atribut partai politik, dan sebagainya.

“Kita adalah abdinya masyarakat, oleh karena itu untuk penyelenggaraan-penyelengaran pesta demokrasi, kita adalah yang punya kewajiban pertama untuk menyukseskan. Kita harus membantu Bawaslu, agar tidak perlu diawasi karena kita netral,” pintanya. (red1)

BACA JUGA:  Jam Kerja ASN Kota Jambi Berubah Kata Wali Kota H.Maulana Wajibkan Setor Poto Kegiatan Pagi Bersama Keluarga