Posyantek Sepatan Tangerang Kembangkan Power Emergency Daya 500 Watt

Kab Tangerang, koranpelita.co – Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kecamatan Sepatan melaklukan berbagai inovasi. Kali ini mengembangkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat Power Emergency yang mampu mengubah tegangan listrik  220 volt dengan daya 500 watt hanya dengan bateri atau aki.

Agung Widayat, pembuka alat Power Emergency, Rabu (11/01/2023) mengatakan, alat tersebut dapat digunakan di  alam terbuka dan dioperasikan di alam terbuka. Karena dioperasikan dengan menggunakan baterai atau aki.

BACA JUGA : 39 ASN Ditetapkan Sebagai Sekretariat PPK Pemilu 2024

Cara kerjanya power emergency, mengubah tegangan listrik sampai dengan 220 Volt,mengasilkan 500 watt.

Inovasi tersebut sebut Agung, bermula saat dirinya tidak menemukan sumber listrik ketika berkemah sehingga terpikir untuk membuat inovasi penerangan.

BACA JUGA:  Nuzulul Qur’an dan Gebyar ZIS, Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Membangun Peradaban dan Memperkuat Kepedulian Sosial

Agung berharap kedepannya alat Power Emergency ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat diproduksi lebih banyak lagi.

Ketua Posyantek Kecamatan Sepatan, H. Izul Muluk menambahkan bukan hanya alat Power Emergency ini saja yang dapat digunakan pada keadaan darurat. Sebelumnya tim juga pernah mendampingi Posyantek Kecamatan Kosambi membuat inovasi alat penangkap rajungan.

BACA JUGA : Kunjungan Panglima TNI, Wujud Cinta dan Sayang Terhadap Tanah Papua

“Alat penangkap rajungan tersebut juga berhasil membawa Posyantek Kecamatan Kosambi mengikuti lomba tingkat nasional, yakni Pekan Inovasi Nasional (PIN) pada tahun 2016,” jelasnya.

Selain itu, inovasi dari Posyantek Kecamatan Kosambi juga berhasil membawa juara tiga di tingkat Kabupaten dan Provinsi tentunya perlu mendapat perhatian dari stakeholder terkait agar dapat memperdayakan alat ini tidak hanya untuk diperlombakan saja.

BACA JUGA:  Faktor Kunci Mengurangi Risiko Kerusakan dan Korban Gempa

“Saya berharap alat ini dapat bermanfaat dan dapat dikembangkan lebih baik lagi bahkan diperjualbelikan nantinya,” ucapnya. (sam).