Para Pelaku UMKM Harus Faham Manfaat NIB

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin (tengah) saat kunjungan di Semarang, Jateng.

SEMARANG, Koranpelita.co – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah sudah antusias mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun, antusiasme itu mesti diiringi dengan pemahaman mengenai manfaat yang didapatkan setelah mengantongi NIB.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, seusai mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, di Batik Semarang 16, Jumat (18/11/2022).

Ditambahkan, untuk membangun pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya mengantongi NIB, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi dan UKM, intens memberikan informasi, pelatihan, dan pendampingan.

“Ini kita dorong, kita umumkan lagi, kita genjot lagi, supaya produk-produk Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, benar-benar aware terhadap NIB. Karena Presiden sudah menginstruksikan, untuk belanja APBD, APBN bahkan di desa, harus 40% kepada produk dalam negeri,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ribuan Pelari Ramaikan Tegal City Run 2026, Meriahkan HUT ke-446 Kota Tegal

Menurutnya, NIB penting karena menjadi titik awal untuk mengurus izin yang lain, termasuk sertifikasi halal. Pelaku UMKM yang sudah mengantongi NIB, artinya usahanya sudah formal, karena teregister dalam database. Jika sudah terdata, akan lebih mudah mengembangkan usahanya. Salah satunya, karena pelaku UMKM itu bisa ikut pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kalau mereka sudah punya NIB, bisa masuk ke e-katalog, sehingga bisa ikut andil dalam pelelangan dan seterusnya. Itu yang kita dorong,” tandasnya

Dalam kesempatan tersebut Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan pernyataan senada. Pemerintah pusat menggenjot supaya pelaku UMKM memiliki NIB. Menurut pandangannya, target pencapaian NIB saat ini masih perlu digenjot. Lembaga yang berwenang dimintanya untuk lebih proaktif mendekati para pelaku UMKM.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Cianjur: Semangat Kartini Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemberdayaan Perempuan

“Kita sudah tahu bahwa ini ada kelambatan. Oleh karena itu saya anjurkan jemput bola. Beri pendampingan, supaya apa-apa yang sudah kita siapkan, termasuk untuk mengisi pemenuhan kebutuhan di kantor-kantor pemerintah, produk dalam negeri bisa tercapai dan UMKM bisa mengambil peran,” kata Ma’ruf Amin.

Pelaku UMKM yang sudah ber-NIB, sambung Wapres, juga akan lebih mudah mendapatkan kredit dari bank, khususnya bank-bank milik pemerintah. Sebab, usahanya sudah terdata dan tervalidasi. (red1)

Redaktur 1
Latest posts by Redaktur 1 (see all)
BACA JUGA:  Kantor Regional I Injourney Airports Siap Layani Keberangkatan Jemaah Haji 2026 Melalui Bandara Soetta dan Kertajati Majalengka