Kepala BNPB Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Baik di Trenggalek

Letjen TNI Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi penanganan banjir dan tanah longsor di Kantor Bupati Trenggalek, Jatim, Kamis (20/10). (Foto dok. Hms BNPB)

TRENGGALEK, Koranpelita.co – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, meninjau penanganan bencana banjir di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada Kamis (20/10). Wilayah Kabupaten Trenggalek mengalami banjir sejak Selasa (18/10) dan merendam 11 kecamatan serta mengakibatkan 2.640 KK / 7.440 jiwa terdampak.

Dalam arahannya, Suharyanto mengatakan, kedatangannya kali ini untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan tepat sasaran.

(Foto dok. Hms BNPB)

“Kehadiran kami merupakan arahan Presiden Joko Widodo, hadir langsung dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak,” kata Suharyanto saat meninjau lokasi terdampak di Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (20/10/2022).

Bantuan yang diberikan merupakan bantuan khusus dalam fase tanggap darurat berupa dana siap pakai dan logistik.

BACA JUGA:  Perempuan Aktivis Desa Maju BPD Mangunjaya, Supratiwi Usung Perlindungan Anak dan perempuan serta Pemberdayaan Warga

“Membantu masyarakat pada tahap-tahap penanganan bencana khususnya tanggap daruat dengan memberikan dana operasional 250 juta rupiah dan logistik kebutuhan pokok senilai 100 juta rupiah serta satu unit perahu karet,” tambahnya.

Dirinya mengimbau agar perihal pendataan dipercepat karena menyangkut pemberian bantuan kepada warga terdampak.

“Pendataan rumah yang harus dibangun kembali oleh pemerintah merupakan tanggung jawab dan tugas kita, BNPB akan memberikan 50 juta rupiah bagi rumah yang alami rusak berat, untuk rusak sedang dan ringan akan ditangani oleh pemerintah provinsi dan kabupaten,” imbuhnya.

“Pengajuan dibuat cepat dan sesuai ketentuan dan dikomunikasikan langsung kepada BNPB, karena pengajuan ini akan diverifikasi, dicek oleh BPKP dan BPK sesuai ketentuan dan aturan,” tutur Kepala BNPB.

BACA JUGA:  Dari Bersepeda hingga Naik Bus: Cerita Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi

Setelah selesai tanggap darurat akan masuk tahap rehabilitasi dan rekonstuksi, perlu adanya kolaborasi pentaheliks untuk mensukseskan penanganan bencana.

“Perlunya kerja sama erat semua pihak TNI, Polri, pemerintah daerah, media dan dunia usaha. dengan target rehabilitasi daan rekontruksinya berhasil, mitigasinya dilaksanakan juga dengan baik, targetmya paling tidak, tidak terjadi banjir jika terjadi berkurang. Artinya apa yang kita lakukan saat ini berhasil,” pungkasnya. (red1)

 

Redaktur 1
Latest posts by Redaktur 1 (see all)
BACA JUGA:  Perempuan Aktivis Desa Maju BPD Mangunjaya, Supratiwi Usung Perlindungan Anak dan perempuan serta Pemberdayaan Warga