Bupati Tangerang Minta Pegawai Merespons dan Melayani Warga dengan Cepat

Kabupaten Tangerang,koranpelita.co – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta seluruh jajarannya dan pegawai agar merespons aduan dan melayani warga dengan cepat.

Hal itu disampaikan saat memimpin apel Senin pagi di halaman Kantor Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, Senin (08/08/2022).

Bupati Tangerang mengingatkan kepada seluruh pegawai yang ada di lingkup Kecamatan Cikupa maupun desa-desa, kelurahan yang ada di Cikupa, semuanya harus disiplin dalam bekerja dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA : Sekda Kabupaten Tangerang: Semarakan HUT RI Ke- 77 Tetap Terapkan Prokes

“Mari kita tegakkan disiplin terutama disiplin dalam penggunaan anggaran yang ada di Kecamatan Cikupa. Dan yang terakhir saya mohon, KTP dan administrasi kependudukan yang masih banyak aduan layanan di Cikupa, segera koordinasi dengan Dinas Catatan Sipil untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat dan juga tepat sasaran,” tegas Bupati.

BACA JUGA:  Jelang Ke Tanah Suci, Tri Adhianto Jalani Manasik Haji Bersama Istri

Menurut Bupati, kedisiplinan dalam hal kecepatan dan ketepatan layanan serta penggunaan anggaran tersebut sangat penting karena kebutuhan masyarakat setiap harinya terus meningkat. Lanjut dia, berbagai macam keluhan dan aduan masyarakat juga harus segera direspon cepat sehingga masyarakat bisa mendapatkan kepastian.

“Saya harap hal seperti itu harus kita laksanakan dan harus kita respon secara cepat dan efisien terkait keluhan-keluhan masyarakat. Segera laporkan kepada OPD terkait agar bisa ditindaklanjuti dengan segera, begitu juga dengan aduan-aduan masyarakat yang lain,” pintanya.

“Jangan sampai nanti pada saat pelaksanaan CSS AKOPSI ini diwarnai dengan banyaknya sanitasi sekolah ataupun toilet yang tidak terawat dan tidak terurus. Sekali lagi, mari kita dukung program-program pemerintah daerah ini yang merupakan salah satu program RPJMD Pemerintah Kabupaten Tangerang termasuk juga sanitasi pondok pesantren,” katanya.(sam).

BACA JUGA:  Ketum ASPRINDO: Sabang Bisa Menjadi Hub Industri Seperti Singapura