Kabupaten Tangerang,koranpelita.co – Wakil Bupati (Wabub) Tangerang H Mad Romli berharap para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi agen-agen perubahan moderasi beragama.
Hal tersebut disampaikan Wabup Tangerang saat menghadiri acara Pelatihan Penguatan Modernisasi Beragama bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula Universitas Tangerang Raya (UNTARA, Rabu (8/6/2022).
Wabub berharap , melalui kegiatan seperti ini para guru pendidikan Agama Islam menjadi agen-agen perubahan yang berperan aktif dalam memperkuat moderasi beragama dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang semakin toleran.
Menurut Wabub, peran serta guru sebagai tenaga pendidik merupakan salah satu elemen penting suksesnya system pendidikan. Untuk itu melalui kegiatan seperti ini akan memberikan penguatan baik teknis maupun mental kepada para guru pendidikan agama Islam, khususnya dalam menghadapi era digital yang sangat cepat.
BACA JUGA : Puteri Pemberdayaan Perempuan Provinsi Banten Kunjungi Kampung Jimpitan Kota Tangerang
“Saya berharap setelah mengikuti kegiatan ini, nantinya para peserta dapat lebih mampu berperan aktif dan nyata dalam memperkuat moderasi beragama dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin toleran,”harapnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, H. A Baijuri mengatakan, kegiatan moderasi beragama merupakan salah satu program prioritas Kemenag Kabupaten Tangerang dalam rangka meningkatkan kualifikasi dan kredibilitas para guru PAI untuk mengantarkan anak didik yang tangguh, bermental dan beraklak mulia.
“Kami, Kementerian Agama sudah menjadi mandatory dari Presiden Republik Indonesia untuk terus melakukan penguatan moderasi beragama. Dan mengajak para guru ikut serta mensukseskan program penguatan moderasi beragama ini,” ungkap Baijuri.
Program penguatan moderasi beragama sendiri diikuti oleh 600 orang peserta terdiri dari guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK, dari 3000 lembaga di Kabupaten Tangerang, “ucapnya. (sam).



