KORAN PELITA – Pemerintah pusat dan daerah dinilai masih belum senafas dalam persoalan rekrutmen guru PPPK. Mulai pengalokasian anggaran sampai rekrutmennya masih meninggalkan masalah besar. Agenda rekrutmen satu juta guru PPPK hingga kini masih terisi 17 persen.
Inilah isu yang mengemuka dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim, Selasa (12/4/2022), di DPR, Senayan.
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, mengatakan, persoalan rekrutmen guru PPPK masih jadi konsen Komisi X. Bahkan, Komisi X sampai membentuk panitia kerja (PANJA).
“Pemerintah pusat dan daerah perlu koordinasi lebih efektif lagi ke depan. Kami meyakini bila skema ini bisa jalan, maka rekrutmen 1 juta guru PPPK akan terlaksana dan bisa dituntaskan pada 2022 ini,” kata Huda.
Ia lalu mengungkapkan, Pemda masih belum yakin sepenuhnya dengan rekrutmen guru PPPK, lantaran pengalokasian anggarannya dititipkan lewat Dana Alokasi Umum (DAU), bukan Dana Alokasi Khusus (DAK). (aha)
![Soal Rekrutmen Guru PPPK, Pusat dan Daerah Belum Sehati [623] Ketua Komisi X, Syaiful Huda. (IG @syaifulhooda)](https://koranpelita.co/wp-content/uploads/2022/04/Soal-Rekrutmen-Guru-PPPK-Pusat-dan-Daerah-Belum-Sehati-623-696x533.jpg)


