Rela Antri Berjam-jam Demi Mendapatkan Minyak Goreng Curah

Warga saat antri untuk mendapatkan minyak goreng curah dijalan Sunan Kali Jaga. Kecamatan Rangkas Bitung. Kabupaten Lebak Provinsi Banten

Lebak, koranpelita.co – Minyak goreng menjadi langka sekalipun ada harganya mahal, membuat para ibu-ibu rela antri berjam-jam untuk mendapatkan minyak goreng curah yang bersubsidi dengan harga Rp 14.000,-perliter.

Antrian minyak goreng di sepanjang jalan berlangsung di Jalan Sunan Kalijaga bertempat di Wilayah Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kamis (24/3).

Pasalnya, Antrian tersebut di akibatkan masih langkanya komoditi minyak goreng di wilayah kabupaten Lebak.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terlihat antrian panjang serta berdesak–desakan demi mendapatkan komoditi minyak goreng tanpa mempedulikan protokol kesehatan

Dari hasil wawancara dengan warga pedagang warungan Eeng (45) ia mengaku antri dari sejak pagi dan baru mendapatkan nya setelah hampir 5 jam mengantri.

BACA JUGA:  Bupati Tangerang Minta Para Guru Ngaji dan Pimpinan Ponpes Perkuat Sinergi Cegah Tindak Kekekerasan

“Saya ngantri dari pagi untuk mendapatkan minyak goreng curah yang di subsidi pemerintah, saya mendapatkan minyak goreng curah sebanyak 40 liter itupun harus disertakan surat ijin usaha,” ujar Eeng

Di tempat yang sama seorang ibu rumah tangga Jenab (55 tahun), mengaku mendapatkan minyak curah sebanyak 5 kg seharga Rp 70.000 (harga HET yang di tentukan pemerintah) itupun harus rela antri dari pagi hingga berjam–jam.

Terpisah, Dedi Setiawan selaku Kabid pasar mengaku belum bisa mengatasi langkanya stok minyak goreng di kabupaten Lebak

Namun menurut Dedi, pihaknya akan segera melakukan operasi pasar menjelang Ramadhan untuk membantu mengatasi tingginya harga komoditas tersebut

” Saya pastikan akan segera menggelar operasi pasar menjelang Ramadhan,” tandasnya

BACA JUGA:  Perkuat Karakter Qur'ani Generasi Muda, Pemkab Tangerang Sosialisasi Program Tilawah Gemilang 2026

“Disperindag sedang berkoordinasi dengan pihak kecamatan se-kabupaten Lebak untuk segera mengadakan pasar murah di tiap kecamatan,” pungkasnya.
(maman).