Duta Besar Ukraina Minta Dukungan Ketua Umum PBNU Hentikan Invasi Rusia

Duta Besar Ukraina, Vasyl Hamianin bertemu dengan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf

JAKARTA, koranpelita.co – Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, untuk meminta dukungan dalam upaya menghentikan invasi Rusia, pertemuan tersebut berlangsung di Gedung PBNU pada Senin (7/3) sore.

Dubes Ukraina meminta pria akrab dipanggil Gus Yahya itu untuk meminta Presiden Rusia Putin menghentikan perang.

“Atas nama NU. Saya menyeru Presiden Rusia untuk segera menyetop perang,” kata Gus Yahya dikutip TV NU, Selasa (08/03/2022).

Ia mengatakan, jika Rusia terus melanjutkan invasinya ke Ukraina maka akan berdampak kepada semua negara.

“Karena itu kita meminta Presiden Rusia Putin segera menghentikan perang dan menarik semua pasukannya dari Ukraina,” ucapnya.

BACA JUGA:  Patroli Rutin Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan Aksi Curanmor, Tiga Pemuda Diamankan Bawa Kunci T

Gus Yahya berharap kedua Presiden negara Eropa tersebut mengedepankan dialog ketimbang melakukan perang.

“Kita harus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persolan daripada melakukan gencatan senjata,” ujarnya.

Gus Yahya berjanji akan melakukan beberapa hal yang bisa dilakukan NU untuk melakukan upaya perdamaian antara kedua negara tersebut.

Termasuk mengontak mufti Islam di Rusia dan Ukraina untuk mencoba menggalangkan upaya damai di kedua negara.

“Mufti adalah istilah untuk pemimpin Islam dalam Islam,” ungkap Gus Yahya.

“NU akan berusaha melakukan apapun untuk membantu. Kami sedang berusaha menghubungi mufti Rusia dan kita lihat apa yang bisa lakukan untuk menghentikan perang ini,” ucapnya.

Invasi Rusia atas Ukraina menurutnya bukan hanya persoalan antara dua negara. Hal ini  juga ancaman bagi seluruh masyarakat Internasional, termasuk Indonesia.

BACA JUGA:  Jadwal Layanan Umrah Terminal 2F Bandara Soetta  Dimajukan Pada 10 Juli 2026

“Saya menyeru kepada masyarakat internasional segera bangkit dan bersama-sama melakukan sesuatu untuk menghentikan krisis ini,” pungkasnya.